Hati-Hati Modus Penipuan Penerimaan CPNS 2018 | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Kepala BKD Papua, Nicolaus Wenda. Kepala BKD Papua, Nicolaus Wenda.

Hati-Hati Modus Penipuan Penerimaan CPNS 2018

Headline Penulis  Senin, 16 Juli 2018 20:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Bagi masyarakat Papua yang ingin menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sepertinya harus kembali berhati-hati.

Pasalnya, ada korban modus penipuan yang mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Nicolaus Wenda. “saya mengimbau masyarakat agar mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan diri saya, dengan menjanjikan jatah sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi 2018,” Demikian disampaikan Kepala BKD Papua, Nicolaus Wenda kepada pers di ruang kerjanya, Senin (16/7).

Ia mengaku, sudah ada keluhan masyarakat dan mengaku telah mentransfer dana senilai Rp 5 juta kepada seseorang dalam akun facebook yang mengaku sebagai dirinya.

“Makanya pada kesempatan ini saya perlu klarifikasi agar diketahui seluruh masyarakat Papua bahwa saya dan staf BKD Papua tidak pernah meminta uang untuk menjanjikan jatah dalam penerimaan CPNS,” tegasnya.

Nicolaus mengaku sampai dengan saat ini dirinya tak pernah membuat atau memiliki akun facebook maupun media sosial lainnya.

Hanya saja dia menggunakan whatsapp, yang dipergunakan sebagai sarana komunikasi bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Asisten, Sekda maupun Gubernur.

“Kalau Whatsapp saya ada karena biasanya setiap undangan rapat dari pimpinan selalu disampaikan melalui media sosial ini. Tapi kalau facebook, instagram dan sebagainya saya tidak pernah punya. Sehingga kalau ada yang mengaku sebagai saya mohon tidak ditanggapi,” harapnya.

Ditanya apakah dirinya sudah melapor kepada pihak yang berwajib, Nicolaus mengatakan belum akan melakukannya namun dipastikan dalam waktu dekat akan meminta pihak keamanan turun tangan, supaya kejadian serupa bisa diminimalisir.

“Sampai sekarang saya belum melapor namun kita tetap akan minta aprat penegak hukum turun tangan. Pun begitu, kami juga mengimbau masyarakat jika ada yang mengetahui mohon untuk segera dilaporkan kepada kami. Supaya akan diserahkan ke pihak keamanan, sehingga pelaku bisa di proses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” harapnya.

Sekedar diketahui, dalam waktu dekat ini Pemerintah akan menggelar perekrutan CPNS formasi 2018. Belum dipastikan kapan pelaksanaannya, namun sinyalemen dari Kemenpan RB, pelaksanaan Pilkada digelar seusai Pilkada serentak 27 Juni 2018.

“Intinya kita masih menunggu sinyal dari Kemenpan kapan menggelar perekrutan CPNS. Kita pun belum dapat kuota. Kalau sudah ada kepastian akan segera kita umumkan ke publik”.

“Namun sekali lagi saya harap seluruh masyarakat ikuti jalur dan prosedur yang berlaku dalam perekrutan CPNS. Jangan percaya dengan siapapun yang menjanjikan jatah CPNS. Sebab masyarakat yang percaya dengan oknum penipu nanti rugi sendiri,” pungkasnya.

Dibaca 451 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.