Aksi Penyerangan Aparat Keamanan di Nduga Hoax | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal.

Aksi Penyerangan Aparat Keamanan di Nduga Hoax

Headline Penulis  Kamis, 12 Juli 2018 22:06 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal membantah adanya informasi yang beredar di media Sosial terkait dengan aksi penyerangan yang dilakukan Anggota Gabungan TNI/Polri dari udara menggunakan Helikopter yang terjadi di kampung Alguru Distrik Kenyam Kabupaten Nduga beberapa waktu lalu.

“Tidak ada penyerangan yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI/Polri di Kabupaten Nduga, berita yang disebarkan di media sosial melalui beberapa akun Facebook itu tidak benar atau hoax,” terangnya Kamis (12/7) siang.


Kata Kamal, beredarnya informasi itu merupakan upaya provokasi yang sengaja dibuat oleh oknum tertentu untuk memperkeruh situasi kemanan disana. Setelah dicek unggahan foto itu adalah foto peristiwa kebakaran hutan beberapa tahun lalu yang terjadi di Kalimantan.


Lanjut Kamal, sempat terjadi aksi baku tembak antara kelompok kriminal bersenjata dengan aparat keamanan namun tidak seperti yang disampaikan melalui media sosial yang menyebutkan serang udara menggunakan Helkopter dan juga adanya bombardir yang dilakukan.


“Keberadaan heli disana untuk mengirim bahan makanan (bama) ke beberapa pos, ini bukan heli tempur, tapi untuk mengevakuasi distribusi makanan di Nduga. Jadi tidak ada informasi bahwa terjadi bombardir yang dilakukan aparat dan sebagainya, bahkan ada terjadi kebakaran akibat pengeboman oleh aparat, ada suara tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata, sehingga terjadi kontak tembak,” terangnya.


Mantan Kapolres Halmahera Selatan ini pun menambahkan, kehadiran aparat keamanan di Nduga tidak lain yakni dalam rangka penegakan hukum, dikarenakan korban dari aksi kelompok kriminal bersenjata bukan hanya kepolisian saja tetapi juga warga sipil.


“Saya yakin masyarakat di Nduga merasa was was, saya pastikan kehadiran polisi disana dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat, kita tidak menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah baru. Tidak membabi buta menembak masyarakat disana.


Dirinya pun menegaskan, pihaknya sejauh ini masih terus berupaya untuk melakukan penangkapan terhadap kelompok kriminal bersenjata yang ada di kabupaten Nduga dan mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar.

Dibaca 469 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.