Angka Persalinan di RSUD Meningkat, Bidan Minta Puskemas Layani Persalinan | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Angka Persalinan di RSUD Meningkat, Bidan Minta Puskemas Layani Persalinan

Papua Barat Penulis  Rabu, 11 Juli 2018 20:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP  - Sejumlah bidan RSUD Manokwari yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Manokwari meminta Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan melengkapi fasilitas persalinan di setiap puskesmas yang ada, agar persalinan ibu melahirkan tidak selalu dipusatkan di RSUD Manokwari.

Permintaan itu, disampaikan sejumlah bidan RSUD Manokwari yang tergabung dalam IBI kepada Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan dalam acara perayaan HUT IBI ke 67, Senin (9/7).

Mereka mengatakan, jumlah persalinan yang ditangani bidan RSUD Manokwari setiap bulannya mencapai 200 lebih persalinan, sehingga dalam satu tahun, kurang lebih ada 2000 persalinan yang ditangani.

Permintaan agar setiap puskesmas juga dapat melayani persalinan, tidak telepas dari tugas fungsi dan pokok (tupoksi).

Menurut mereka, berdasarkan peraturan yang ada, pelayanan persalinan normal seharusnya dilakukan di pelayanan tingkat dasar atau puskesmas, sedangkan rumah sakit, hanya melayani rujukan persalinan.

Untuk itu, mereka meminta agar Pemkab Manokwari dalam hal ini, Dinkes Manokwari dapat melengkapi fasilitas persalinan di setiap puskesmas, agar persalinan dasar bisa ditangani puskesmas.

Menanggapi hal itu, Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan, menegaskan pihakya sudah melengkapi sejumlah puskesmas dengan bangunan dan sarana persalinan.

Menurut Mandacan, semakin banyaknya masyarakat yang ingin proses persalinan di RSUD Manokwari, tidak terlepas dari program Belananda.

“Kami sudah lengkapi puskesmas yang ada dengan fasilitas persalina. Saya pikir kedepan rumah sakit akan tambah banyak karena sudah ada program yaitu program setelah anak lahir langsung bisa mendapatkan akte kelahiran,” jelas Mandacan dalam kesempatan yang sama.

Meksi begitu, Mandacan menegaskan akan berupaya mancari solusi agar proses persalinan juga bisa ditangani di puskesmas.

“Kalau masalah itu, nanti kami cari solusi berkoordinasi dengan dinas pencatatan sipil dan dinas kesehatan, agar setiap persalinan di puskesmas, anaknya bisa langsung dapat akte kelahiran juga,” ungkap Mandacan. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari, drg. H. Sembring, mengatakan sedianya Pemkab sudah menyediakan fasilitas kesehatan agar  puskesmas dapat melayani persalinan.

Sembiring menyebutkan, beberapa puskesmas yang sudah dilengkapi dengan ruangan dan fasilitas bersalin diantaranya, puskesmas Sanggeng, Amban, Wosi, Warmare, Mobja, dan Masni.

Hanya saja menurut Sembiring, keinginan masyarakat lebih besar untuk melakukan persalinan di RSUD, sehingga membuat angka persalinan meningkat. [SDR] 

Dibaca 545 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX