Kapolda Papua Akui Situasi di Paniai Memanas | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar

Kapolda Papua Akui Situasi di Paniai Memanas

Headline Penulis  Minggu, 24 Jun 2018 16:31 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

JAYAPURA, - Situasi Kamtibmas di Kabupaten Paniai memanas pacsa salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati digugurkan dan tidak bisa mengikuti pemilihan kepada daerah.

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar ketika dikonfirmasi pasca situasi di kabupaten Paniai memanas saat ini dirinya membenarkan hal tersebut namun tidak menjadi persoalan yang signifikan dan dapat menjadi pemicu terjadinya konflik.


“Masalah pilkada untuk situasi Paniai sudah memanas beberapa hari lalu berkaitan dengan aspirasi,” ungkapnya usai menutup off-road championsip Kapolda Cup, Sabtu (23/4) sore.


Dirinya menerangkan ada permasalahan yang dihadapai KPU adalah dalam menyelesaikan dan menentukan paslon di kabupaten Paniai, namun KPU provisi Papua sudah melakukan konsultasi dengan pihak KPU RI terkait dengan putusan Panwas kabupaten di paniai.


“Berkaitan dengan apakah dari salah satu paslon ini dinyatakan TMS atau memenuhi syarat dan tidak, kita masih tunggu proses itu mungkin besok sudah ada masukan dan jawaban,” jelasnya.


Saat ditanyakan status pengamanan di Kabupaten Paniai masuk dalam siaga satu pasca memanas beberapa hari belakangan ini, kata Boy, tidak ada status siaga satu dan aktifitas di kabupaten Paniai masih normal seperti hari biasanya.


“Kita coba terus berupaya agar semuan situasi panas itu tidak dilampiaskan dalam bentuk anarkis karena kita tau lah kepada masyatarakat kita harus ingatkan bahwa pemilukada demokratis bermartabat ini ya jangan sampai ada kekerasan,” ujarnya.


Pria berpangkat bintang dua di pundaknya ini pun berharap agar seluruh lapisan masyatakat yang ada di Papua dapat mendukung terlaksananya pilkada yang damai, demokratis dan bermartabat.

Dibaca 506 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.