Bentrok Warga di Organda, Wagub Minta Kapolda Beri Jaminan Keamanan | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Bentrok Warga di Organda, Wagub Minta Kapolda Beri Jaminan Keamanan

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta kepada Kapolda Papua untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat Jayapura dan sekitarnya, pasca bentrokan warga di perumahan Organda, Padang Bulan, Kota Jayapura, Senin lalu, yang menewaskan dua warga.
Pernyataan ini disampaikan Wakil Gubernur Klemen Tinal, kepada wartawan usai mendampingi Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago membuka Rapat Kerja Nasional VI Bappeda Provinsi se Indonesia, Rabu (10/6) di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua.
‘’Kepolisian harus bisa memberikan jaminan keamanan kepada warga masyarakat, tidak boleh ada kasus bentrokan yang terjadi lagi, pelaku pembunuhan harus ditangkap dan dihukum,’’ tegasnya.
Ditegaskannya kembali, Polisis harus bisa mencari dan menangkap penyebab dari insiden ini. Dan pelakuknya harus diproses hukum.
“Ini Negara hukum, bukan Negara barbar (Negara tak ada aturan-red),  sehingga saya minta kepada kepolisian untuk berikan rasa aman kepada warga, dan mereka bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa, anak-anak bisa kembali sekolah dan pegawai negeri/swasta bisa bekerja,’’ ujarnya.
Wagub juga menghimbau kepada warga masyarakat Kota Jayapura dan Papua pada umunnya untuk tidak terprovokasi melihat peristiwa itu.
Wagub mengatakan, Pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolian untuk menjamin keamanan agar masyarakat bisa melakukan aktivitas.
‘’Mari kita sama-sama ciptakan rasa aman, jangan membawa insiden ini ke masalah suku atau agama, wartawan pun beritakan yang benar, jangan bilang insiden ini sudah mengarah ke suku, agama, karena itu pencuri, ya ditangkap dan dihukum,’’ tuturnya.
Oleh karna itu, Wagub minta kepada masyarakat untuk tidak sibuk dengan insiden tersebut, dan biarkan Polisi mencari pelakuknya. ‘’Masalah ini biarlah polisi yang mencari dan hukum pelakuknya,’’ tutupnya. (Bams)

Dibaca 1458 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.