Kepolisian Dituntut Ungkap Pelaku Pembunuhan di Organda | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Kepolisian Dituntut Ungkap Pelaku Pembunuhan di Organda

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yunus Wonda SH MH mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah warga di Organda yang mengakibatkan dua orang meninggal. Selian itu, pihaknya menuntut kepolisian agar segera menangkap pelaku pembunuhan.
“Tindakan itu sudah tidak benar. Kami sangat menyesalakan dan mengutuk dengan seenaknya datang membunuh orang. Kami DRP Papua turut berduka atas kejadian yang menimpah warga Organda,” kata Yunus Wonda, Rabu kepada (10/6) kemarin.
Terkait dengan kasus itu lanjutnya, kepolisian segera mencari dan menangkap pelaku. “Harus ditangkap dan proses. Kami juga setuju dengan permintaan  masyarakat untuk membangun  pos.
Menurutnya,  memang harus ada pos disana, bukan hanya kompleks Organda tapi semua tempat harus ada. Sebab kondisi seperti ini masyarakat tidak nyaman.
Dikatakan,  untuk memberikan dukungan moril kepada kelurga korban pembunuhan, maka pihaknya akan melakukan kunjungan kerumah duka.
“Besok (Red. hari ini) kami dan beberapa anggota dewan akan berkunjung kerumah keluarga korban termasuk yang masih di rawat di rumah sakit, “ ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Yunus pun mengajak kepada seluruh warga agar hidup berdampingan dan saling mengahargai. “Semua suku harus saling menghormati. Siapapun harus saling menghormati dan menjaga ketertiban dengan baik.
“Masyarakat pengunungan juga harus membuka diri, bergaul dan beradaptasi dengan masyarakat  dari suku lain yang ada diatas tanah ini dan menjadikan sebagai keluarga, “ ujar Yunus Wonda.
Dia (Yunus Wonda) juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kriminal seperti pencurian, pemalangan dan pemerasan.
 “Saya minta kepada masyarakat  yang masih melakukan tindakan pencurian. Kalian berhenti melakukan hal-hal seperti itu,  karena tangan diciptakan untuk bekerja bukan untuk mencuri, “ pintanya.
Politisi Partai berlambang Mercy itu menambahkan, kami minta kepada seluruh masyarakat  agar menahan diri sehingga  tidak  timbul persoalan yang baru yang tidak kita inginkan.
 “Untuk masyarakat pengunungan agar berhenti melakukan tindakan yang emosional. Ada kepolisian, ada RT/RW ketika ada masalah sampaikan kepada mereka, sehingga diselesaikan dengan prosedur yang benar dan sesuai dengan aturan yang ada.  Jangan  main hakim sendiri.  hanya karena perbuatan oknum tidak boleh menyalakan semuanya,” tandas Yunus Wonda. (Tiara)

Dibaca 751 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX