Gubernur Papua Lantik Pejabat Bupati Puncak | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, melantik Penjabat Bupati Kabupaten Puncak Nicholaus Wenda, Kamis pagi di Aula Genelar Ilaga. Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, melantik Penjabat Bupati Kabupaten Puncak Nicholaus Wenda, Kamis pagi di Aula Genelar Ilaga.

Gubernur Papua Lantik Pejabat Bupati Puncak

Headline Penulis  Kamis, 31 Mei 2018 13:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

ILAGA,- Penjabat Gubernur Papua secara resmi melantik Nicholaus Wenda sebagai penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Puncak di aula Genelar, Ilaga, Kamis (31/5/2018) pagi.

Pelantikan yang diikuti pengambilan sumpah jabatan itu berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Puncak dan masyarakat setempat.


Nicholaus Wenda yang masih menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua dilantik menggantikan pasangan Willem Wandik dan Repinus Telenggen selaku Bupati dan Wakil Bupati Puncak yang telah berakhir masa jabatannya.


Dalam sambutan usai pelantikan, Gubernur Soedarmo berpesan kepada penjabat Bupati Puncak untuk menjalankan roda pemerintahan, memastikan kenetralan aparatur saat pelaksanaan Pilkada.


"Kawal secara insten dan tetap netral dalam Pilkada. Jika ada kendala, silahkan atur langkah-langkah strategis dengan berbagai pihak," pintanya.


Soedarmo juga mengingatkan Pj Bupati Puncak untuk berkoordinasi dan komunikasi dengan semua elemen masyarakat, Kapolres, Dandim, DPRD, sehingga jalannya pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan lancar, dan tidak melakukan mutasi pejabat tanpa persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

 

Pengalungan kalung oleh salah satu masyarakat kepada Pj Gubernur Papua Soedarmo di Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (31/5/2018)


Terkait dengan masalah keamanan, Soedarmo mengatakan, Pj Bupati Wenda juga berasal dari Puncak dan tentu paham dengan wilayah ini. Oleh karena itu, dalam melaksanakan tugas harus berkoordinasi baik dengan unsur muspida maupun Forkompinda di Kabupaten Puncak. Sebab jika keamanan kondusif, maka semua urusan tugas bisa diselesaikan dengan lancar.


Gubernur Soedarmo juga menyinggung terkait hasil survei berbagai lembaga terkai Pilkada di Papua, dimana provinsi Papua merupakan salah daerah daerah rawan konflik dari 17 Provinsi yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018 mendatang.


Dimana, dari hasil survei yang sudah dilakukan oleh berbagai institusi, menyangkut keamanan masalah indek kerawanan Papua berada pada urutan pertama dan masuk rapor merah.


Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat di Kabupatem Puncak dan Papua pada umumnya, bersama sama kita merubah prediksi hasil survei itu dan menjadikan Pilkada Papua yang aman dan damai.


Masih menurut Gubernur, Kabupaten Puncak juga akan menyelenggarakan pilkada bupati dan wakil bupati. Namun, hanya diikuti oleh satu pasangan calon dan tentu tidak ada gesekan diantara masyarakat.

 

Pj Gubernur Papua Soedarmo, Asisten Bidamg Umum Sekda Papua Elysa Aury, Sekda Puncak Abraham Bisay foto bersama di Bandar Udara Ilaga. Kabupaten Puncak.


Meski demikian, masih ada pilkada Gubernur dan akan diikuti dua pasangan calon. Sehingga Pj Bupati harus tetap menjaga netralitas ASN di Kabupaten Puncak dan bangun komunikasi dengan pihak penyelenggara agar Pilkada bupati maupun gubernur di kabupaten Puncak dapat berjalan dengan baik.


Pj Bupati Wenda juga adalah mantan Pj Bupati Kabupaten Jayapura, maka pengalaman selama bertugas di Kabupten Jayapura dapat menjadi pedoman selama melaksankan tugas di kabupaten Puncak.


Selain itu, Pak Wenda juga masih sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua, dua tugas ini harus dijalankan dengan baik. "Atur waktu kapan sebagai kepala dinas maupun sebagai Pj Bupati. Kedua tugas ini harus dijalankan dengan baik dan rasa tanggungjawab," ujarnya.


Diakhir sambutannya, Soedarmo mengimbau kepada semua elemem masyarakat di Kabupaten Puncak untuk mendukung tugas Pj Bupati dan mensukseskan pilkada serentak 2018. "Saya imbau kepada masyarakat, tanggal 27 Juni datang ke TPS dan memberikan hak suaranya sesuai dengan hati nurani," tutupnya.

Dibaca 1009 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.