Terus Perjuangkan Pendidikan Agama Di Perbatasan | Pasific Pos.com

| 21 October, 2019 |

Ketua PKM Masjid Nurul Huda Sota, Wahidin Bersama Pengurus Yang Dilantik Dan Tamu Undangan (foto:iis) Ketua PKM Masjid Nurul Huda Sota, Wahidin Bersama Pengurus Yang Dilantik Dan Tamu Undangan (foto:iis)

Terus Perjuangkan Pendidikan Agama Di Perbatasan

Papua Selatan Penulis  Selasa, 08 Mei 2018 21:00 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua PKM Masjid Nurul Huda Sota, Wahidin mengemukakan bahwa pendidikan anak sejak dini dalam hal Islam terus dipupuk di wilayah perbatasan Sota, baik dari jenjang TK, PAUD hingga di madrasah. Untuk TK, PAUD dan madrasah telah berhasil meluluskan anak didiknya meskipun diakui bahwa kendala masih sering dihadapi.

Namun hal itu justru menjadi penyemangat dan motivasi bagi masyarakat khususnya orang-orang tua yang ada untuk terus memajukan pendidikan. Hasilnya, sebuah madrasah akhirnya bisa berdiri sekarang dan sudah dua kali meluluskan anak didik.


“Sebelum memiliki gedung kita masih merintis dengan mengajar siswa di serambi masjid. Namun berkat bantuan dari kaum muslimin di Kota Merauke berupa dana sebesar 40 juta sehingga kita bisa punya gedung seperti sekarang,”terangnya pada pelantikan PC Anak Cabang NU Distrik Sota dan pemberian santunan di Masjid Nurul Huda belum lama ini.


Menurutnya, dana bantuan itu digunakan untuk membangun 3 kelas dan berkat gigihnya perjuangan masyarakat Sota serta doa umat bersama, akhirnya bisa dibangun tiga ruang belajar madrasah dan untuk PAUD ada 2 kelas.


Diakui bahwa bangunan yang ada masih sangat sederhana namun semua tetap disyukuri karena anak-anak bisa menimba ilmu dengan nyaman. Karena anak harus dididik dengan ilmu agama sehingga bisa menjadi bekal saat dewasa kelak. Apalagi jika pendidikannya berlanjut di madrasah sehingga semakin terasah.


Satu hal yang patut disyukur, anak-anak lulusan Sota juga bisa bersaing dengan yang ada di kota, dalam hal ini di lingkup Al Ma’arif mengingat ujian masih menginduk di sekolah tersebut. Rangking di madrasah diakui masih bisa dibanggakan dan ini adalah wujud dari didikan yang berhasil.

Dibaca 283 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.