Calon Atlet PON Papua Pasitif HIV | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya. Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya.

Calon Atlet PON Papua Pasitif HIV

Headline Penulis  Rabu, 02 Mei 2018 01:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Calon atlet Papua yang akan diproyeksikan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 positif terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (30/4/2018).


Kenius mengaku, dari 487 calon atlet yang mengikuti tes kesehatan di salah satu klinik kesehatan di Jayapura, 81 atlet dinyatakan tidak lolos tes. Ya, dari 81 atlet ini, ada terinfeksi HIV, paru paru maupun hepatitis,” katanya.


Dikatakannya, atlet yang tidak lolos tes kesehatan tentu akan direkomendasikan untuk diganti. Namun, jika calon atlet memiliki prestasi akan dipertimbangkan untuk dilakukan pengobatan.


“nanti kita lihat kedepan, jika dari 81 atlet ada yang memiliki potensi memberikan prestasi bagi Papua di PON, tentu akan dipertimbangkan. Selain itu, jika calon atlet tidak direkomendasikan dokter untuk mengikuti tes fisik, tentu direkomendasikan kepada cabang olahraga untuk diganti dengan atlet lain,” ujarnya.


Kenius mengaku, tes tahap kedua kepada atlet dari daerah akan dilakukan dalam bulan ini. Setelah itu, masuk dengan tes fisik. Oleh karena itu, kami imbau kepada cabang olahraga segera masukan data atlet. Sebab, dari 47 cabang olahraga masih ada 16 cabang olahraga yang belum mengikuti tes kesehatan.


“untuk atlet daerah akan kita panggil ikuti tes di Jayapura, dan semua pembiayaan akan ditanggung KONI Papua. Kita juga harapkan cabor yang belum tes untuk segera masukan nama-nama atlet,” tuturnya.

Dibaca 802 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX