DPR Papua Minta Pelaku Pemerkosaan di Mimika Harus Ditangkap | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Mathea Mamoyau, S. Sos. Mathea Mamoyau, S. Sos.

DPR Papua Minta Pelaku Pemerkosaan di Mimika Harus Ditangkap

Headline Penulis  Jumat, 27 April 2018 12:26 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Mathea : Ini Sengaja Diciptakan Kemudian Mengatasnamakan KKB


Jayapura,- Sekretaris Komisi I DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik. Hukum dan HAM yang juga dari wilayah pemilihan Mimika, Mathea Mamoyao, S. Sos meminta aparat keamanan segera menangkap pelaku pemerkosaan guru dan anak usia dini di Kabupaten Mimika.

Bahkan legislator Papua ini meminta pelaku secepatnya harus ditangkap guna mengetahui siapa dia sebenarnya. Apakah KKB atau bukan.


"Saya di Timika selama dua hari dan mengumpulkan berbagai informasi terkait pemerkosaan oleh OTK. Kemudian ada dua anak kecil yang juga diperkosa. Informasi yang saya dapat, pemerkosaan dilakulan oknum bercadar," ungkap Mathea, Mamoyau kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Kamis (26/4/18).


Bahkan Politisi Partai PDI Perjuangan ini menduga jika krjadian itu tidak murni tapi ada indikasi karena situasi politik.


Wanita asal Komoro ini, malah curiga ada pihak yang sengaja menciptakan situasi dalam tahun politik ini.


"Saya rasa ini harus segera diatasi dengan baik. Keamanan tidak bisa diam. Jangan ini angap sepele. Ini tanda-tanda sewaktu-waktu akan ada konflik besar, " tandasnya.


Menurut Mathea paggilan akrabnya, itu tidak dilakukan oleh KKB karena area itu dijaga ketat oleh aparat. Jadi ini seakan sengaja diciptakan kemudian mengatasnamakan KKB.


Apalagi kata Mathea, daerah Banti sudah disterilkan saat akhir tahun lalu sehingga terjadi pengungsian besaran-besaran.


"Kalau ada kasus-kasus lain di Timika jangan dibiarkan. Kepolisian harus segera tangani karena pilkada dan pilgub semakin dekat," tegasnya.


Namun lanjut Mathea, pihaknya akan membahas masalah ini dalam rapat komisi, untuk selanjutnya akan dilakukan investigasi ke lapangan dengan Pangdam dan Kapolda.


"Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, tapi ini kami akan bahas dalam rapat dengan pak ketua dan mungkin juga melibatkan pihak keamanan dalam hal ini Pangdam dan Kapolda untuk selanjutnya kami akan turun ke lapangan melihat situasi disana, " pungkasnya. (Tiara)

Dibaca 587 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.