Tokoh Agama Diminta Jadi Penyejuk | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH. (foto:ady) Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH. (foto:ady)

Tokoh Agama Diminta Jadi Penyejuk

Papua Selatan Penulis  Selasa, 17 April 2018 22:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Berkaitan dengan upaya mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) damai di Papua, para tokoh agama diminta bisa bersikap netral. Ini penting, karena tokoh agama adalah panutan bagi masyarakat untuk bagaimana mewujudkan Pilkada damai.

“Jadikan tokoh-tokoh agama panutan masyarakat, dalam mewujudkan Pilkada damai. Kita berharap, tokoh agama bisa bersikap netral dan menjadi penyejuk bagi masyarakatnya,”ujar Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, MH di sela-sela arahannya di Lapangan Apel Mapolres Merauke, Selasa (17/4).


Sedangkan kepada jajaran kepolisian khususnya di Kabupaten Merauke, Kapolda mengingatkan supaya bisa terus membangun semangat untuk menciptakan Pilkada damai di tengah-tengah masyarakat. Kemudian, bangun juga hubungan yang erat dengan tokoh-tokoh agama.


“Kalau di Merauke tentu ada Pilkada Gubernur, maka pasti nanti akan terbelah menjadi dua, karena peserta Pilgub dua pasang calon. Untuk itu, bagaimana agar dua Paslon ini bisa saling hormat menghormati,”ungkapnya.


Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan tugas di lapangan, Kapolda kembali mengingatkan kepada jajarannya khususnya di Kabupaten Merauke untuk terus meningkatkan kehati-hatian. Ini berkaca dari kejadian beberapa hari lalu, dimana seorang anggota Sat Intelkam Polres Tolikara meninggal dunia akibat dikeroyok oleh masyarakat, setelah kendaraan roda empatnya berserempatan dengan sepeda motor.


“Ini saya minta kepada semua untuk kita terus meningkatkan kehati-hatian kita di dalam masyarakat. Membuat masyarakat menjadi baik itu adalah tugas kita. Maka, lakukan upaya-upaya penyuluhan hukum yang baik, dekatlah dengan masyarakat. Jangan jadikan masyarakat kita menjadi anti pati terhadap kepolisian,”tukasnya.

Dibaca 380 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.