Bupati Mimika Perintahkan Kejar dan Tangkap Pelaku Pemerkosa Guru di Arwanop | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. Bupati Mimika, Eltinus Omaleng.

Bupati Mimika Perintahkan Kejar dan Tangkap Pelaku Pemerkosa Guru di Arwanop

Headline Penulis  Selasa, 17 April 2018 19:46 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Timika, - Bupati Mimika, Eltinus Omaleng tampak geram dan marah akan insiden penganiayaan dan pemerkosaan terhadap guru bantu yang terjadi pekan lalu di kampung Arwanop distrik Tembagapura.

"Saya minta TNI dan Polisi kejar tangkap itu pelaku dan hukum mereka. Ini sudah keterlaluan," ujar Eltinus Omaleng kepada wartawan usai pertemuan dengan kepala suku di rumah negara, Senin (16/4).


Eltinus Omaleng mengaku sudah berkomunikasi dengan Kepala Kampung Arwanop terkait kejadian itu.


“Jadi betul, kelompok bersenjata itu (KKSB) menawan para guru-guru. Mereka diikat, yang laki-laki dipukuli sementara yang perempuan ditelanjangi. Mereka saat ini masih di Arwanop karena belum memungkinkan dievakuasi,” kata Eltinus Omaleng.


Lanjutnya, guru-guru tersebut berjumlah delapan orang. Empat pria dan empat perempuan. Setelah mereka ditawan akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga, setelah warga dari 3 kampung yang dipimpin oleh kepala kampung menyerang dan mengejar para anggota KKSB. “Jadi Kepala Kampung Arwanop sudah berkoordinasi dengan Kepala Kampung Aingogin dan Doliningokngin dan bersama warga menantang perang anggota bersenjata. Para anggota KKSB itu akhirnya melarikan diri,” kata Eltinus Omaleng.


Setelah kejadian itu, warga lalu menyelamatkan guru-guru ke tempat yang aman menunggu evakuasi. Tidak ada korban jiwa, namun menurut Eltinus, dari informasi yang ia terima ada seorang guru perempuan mengalami tekanan mental akibat kejadian itu.


"Jika kondisi sudah memungkinkan, saya segera mengirim helikopter untuk menjemput para guru-guru di Arwanop. Kami sudah menyediakan helikopter, dan jika kondisi sudah aman maka akan segera dievakuasi,” katanya.

Dibaca 641 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX