Dewan Adat Mamta-Tabi Apresiasi Pemberian Sertifikat Oleh Presiden | Pasific Pos.com

| 18 June, 2019 |

Koordinator Pertanahan Dewan Adat Papua Wilayah Mamta-Tabi, Agabus Kere. Koordinator Pertanahan Dewan Adat Papua Wilayah Mamta-Tabi, Agabus Kere.

Dewan Adat Mamta-Tabi Apresiasi Pemberian Sertifikat Oleh Presiden

Lintas Daerah Penulis  Jumat, 13 April 2018 00:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Agabus : Apakah Pemberian Sertifikat Itu Dapat Sejahterakan OAP?

 

JAyapura, - Koordinator Pertanahan Dewan Adat Papua Wilayah Mamta-Tabi, Agabus Kere sambut positif atas pemberian sertifikasi tanah kepada masyarakat yang dilakukan Presiden RI, Ir Joko Widodo di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (11/4/18).

Agabus Kere yang juga sebagai staf ahli di Komisi I DPR Papua, mempertanyakan, apakah sertifikat tanah tersebut milik orang Asli Papua tersebut bisa menjadi jaminan untuk mendapatkan atau mengakses kredit di perbankan.


“Itu pertanyaan besar yang harus dijawab, karena tanah untuk kesejahteraan. Kalau sertifikat dapat memberikan kesejahteraan untuk OAP, maka Presiden Jokowi hebat,” kata Agabus Kere, kepada Pasifi Pos, di Kantor DPR Papua, Kamis (12/4/18).


Ia pun menilai pemberian sertifikat gratis kepada masyarakat di Papua oleh presiden tersebut sudah merupakan kebijakan yang tepat.


“Tapi apakah bank-bank siap berikan kredit kepada OAP sebagai jaminan sertifikat. Saya orang pertanahan, selama ini sertifikat tidak dapat dipakai OAP ambil kredit di bank karena tidak percaya kepada OAP,” tandasnya.


Namun, lanjut Kere sapaan akrabnya, yang Ada justru sertifikat itu digadaikan kepada orang non Papua atau pengusaha, kemudian nanti sertifikat itu digunakan mereka sebagai agunan di bank.


Menurutnya, sertifikat milik OAP itu digunakan pengusaha sebagai jaminan meminjam uang di bank selama bertahun-tahun,sehingga yang untung bukan orang asli Papua.


“Jadi apakah sertifikat itu dapat mensejahterakan OAP. Prisiden sudah melakukan hal yang baik dan itu kita apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada presiden Jokowi, tapi bagaimana provinsi dan bank sikapi maksud baik presiden itu. Ini pertanyaan kami dari adat, " tandasnya. (TIARA)

Dibaca 614 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.