Gubernur : Cegah Potensi Konflik Pilkada Serentak | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

Pjs Gubernur Papua, Soedarmo. Pjs Gubernur Papua, Soedarmo.

Gubernur : Cegah Potensi Konflik Pilkada Serentak

Headline Penulis  Rabu, 14 Maret 2018 15:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Provinsi Papua adalah salah satu wilayah yang turut serta dalam Pilkada Serentak 2018. Provinsi ini terdiri dari 29 kabupaten/kota, yang sebagian besar di antaranya telah melaksanakan pilkada di tahun 2015 dan 2017. Tahun 2018, pelaksanaannya akan digelar di tingkat provinsi dan di 7 kabupaten/kota lainnya.

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua, Soedarmo mengatakan, berdasarkan hasil survei Bawaslu ada empat daerah rawan konflik di Papua, yakni Kabupaten Puncak, Mimika, Paniai dan Jayawijaya.


Oleh karena itu, Soedarmo mengajak penyelenggara dan stakeholder yang terlibat dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2018 di Provinsi Papua untuk bersama-sama menjadikan Papua Masuk dalam zona aman. Artinya, kita harus kelaur dari zona hijau potensi kerawanan konflik.


“hasil survey Bawaslu Papua masuk zona merah paling tinggi kerawanannya untuk terjadi konflik. Artinya potensi konflik di Papua ini paling besar atau dalam kategori merah,” kata Soedarmo pada kegiatan Penyelenggaraan Forum Dialog Dengan Masyarakat dan Partai Politik dengan Tema “Menata Keuangan Partai Politik Yang Akuntabel Serta Menyongsong Pilkada Damai” di Hotel Aston, Kota Jayapura, Rabu (14/3/2018).


Dikatakan, dari 115 kabupaten, empat kabupaten yang yang rawan konflik ada di Papua yang masuk 10 besar daerah rawan konflik Pemilukada, selain hasil dari survey-survey dari Bawaslu survey tersebut juga termasuk hasil survey yang dilakukan oleh para peneliti, data analisis dari pakar-pakar politik nasional dan juga termasuk data dari aparat keamanan.


Ditegaskan Soedarmo, pihaknya sebagai Pjs Gubernur Papua, tidak ingin wilayahnya masuk rangking pertama zona merah rawan Pilkada. “saya harap melalui dialog ini, kita harus bersama-sama untuk mewujudkan bagaimana membalikkan hasil survey tersebut, dari Papua berada di zona paling merah menjadi zona hijau,” harapnya.


“Dalam kesempatan itu juga, Soedarmo mengajak seluruh penyelenggara dan stakeholder untuk bersatu, bergotong-royong dan bekerja secara maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, untuk bagaimana menjaga proses pelaksanaan Pilkada di Papua bisa berjalan dengan aman, tertib, lancar dan tentunya sukses.


Untuk dapat mewujudkan hal itu kata dia, dibutuhkan kebersamaan dan persamaan persepsi dalam mewujudkan Pilkada yang aman. “Saya yakin dan percaya bahwa apa yang kita harapkan untuk melaksanakan Pilkada damai, dengan bimbingan, petunjuk dan atas arahan Tuhan Yang Maha Esa, apa yang kita harapkan dapat terwujud,” tutupnya.

Dibaca 656 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX