Emus : Ada Kader Partai Yang Bermuka Dua | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Emus Gwijangge. Wakil Sekjen Partai Demokrat, Emus Gwijangge.

Emus : Ada Kader Partai Yang Bermuka Dua

Headline Penulis  Selasa, 06 Maret 2018 20:09 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"Kami Telah Mengantongi Beberapa Nama, dan Sanksinya Akan Dipecat"

 

Jayapura : Diduga kuat ada beberapa kader partai yang sebelumnya memberikan dukungannya kepada Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe - Klemen Tinal (Lukmen), namun kini bermuka dua dan membelot ke pasangan calon gubernur lainnya dalam hal ini JWW-HMS (Josua).

Bahkan, 9 koalisi partai politik yang memberikan dukungan penuh kepada Lukmen telah mengantongi beberapa nama yang telah berkhianat, dan salah satu oknumnya dari Partai Demokrat itu sendiri.


"Ada indikasi kuat bahwa ada beberapa nama kader partai dari 9 koalisi partai politik yang telah membelot dan bermuka dua, " ungkap Wakil Sekjen Partai Demokrat, Emus Gwijangge kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Selasa (6/3/18).


Untuk itu tegas Emus Gwijangge, jika terdapat kader Partai Demokrat yang membelot atau bermuka dua, maka badan pengurus DPD Partai Demokrat akan ambil tindakan dengan memberikan sanksi yaitu demgan memecat oknum tersebut.


"Tapi teguran keras ini bukan hanya bagi kader Partai Demokrat saja, tapi juga buat 9 koalisi partai politik yang sudah memberikan dukungan penuh untuk Lukmen, tapi kemudian kadernya membelot. Jadi partai yang bersangkutan segera mengambil tindakan tegas untuk memberikan sanksi kepada kadernya yang sudah bermuka dua , " tandas Emus.


Untuk itu kata Emus, bagi oknum kader Demokrat yang sudah membelot, agar pengurus partai segera mengambil langkah untuk memberikan sanksi dengan melakukan pemecatan tethadap oknum itu.


"Jadi di sini saya tegaskan bahwa, khusus kader Demokrat yang sudah kedepatan telah membelot. Maka, pengurus partai segera mengambil langkah untuk secepatnya oknum tersebut diberikan sanksi, pemecatan, " tegasnya.


Ia pun berharap kepada semua kader dari DPC sampai DPD yang ada di seluruh Papua, juga kabupaten/kota, segera menindaklanjuti apa yang sudah diperintahkan oleh partai untuk mengamankan Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Lukas Enembe - Klemen Tinal (Lukmen), Periode 2018-2023.


"Kalau memang ada kader partai yang membelot, ya silahkan saja. Tapi pasti akan mendapatkan sanksi terberat dari Partainya. Jadi intinya, sanksi terberat, kami akan lakukan pemecatan. Itu tidak ada konsekuensi dan tidak ada tawar menawar lagi, " tegasnya.


Yang jelas lanjut Emus, itu sudah melanggar komitmen yang sudah disepakati yang diberikan oleh partainya. Itu sudah tidak loyal lagi kepada partai yang bersangkutan.


Menurut Emus, meskipun oknum itu sudah membelot, tapi kami badan pengurus tetap mengambil tindakan tegas, yaitu dengan melakukan pemecatan terhadap oknum tersebut.


"Mungkin oknum seperti ini telah berkhianat kepada partainya sendiri, tapi kami tetap melakukan pemecatan. Dan Pemcatan itu tidak main-main, sekalipun oknum itu dia punya kapasitas, tapi mereka tetap harus ikuti aturan dari partai itu sendiri, " Jelasnya.


Emus menambahkan, agar 9 partai politik yang berkoalisi segera ambil langkah dan tindakan tegas untuk melakukan pemecatan terhadap oknum tersebut.


"Jadi saya harap ketua-ketua partai politik yang koalisi segera mengambil tindakan untuk melakukan pemecatan terhadap oknum yang bersangkutan, " harapnya. (TIARA)

Dibaca 635 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX