Pjs Gubernur : Hindari Kampanye Hitam di Pilkada Papua | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Pjs Gubernur Papua, Soedarmo ketika menyampaikan sambutannya pada Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua dalam rangka penyampaian Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, di Gedung DPR Papua, Selasa (6/3/2018). Pjs Gubernur Papua, Soedarmo ketika menyampaikan sambutannya pada Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua dalam rangka penyampaian Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, di Gedung DPR Papua, Selasa (6/3/2018).

Pjs Gubernur : Hindari Kampanye Hitam di Pilkada Papua

Headline Penulis  Selasa, 06 Maret 2018 17:42 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Masyarakat Papua diimbau menghindari kampanye hitam saling menjelek-jelekkan kandidat tertentu. Pernyataan ini disampaikan Pjs Gubernur Papua, Soedarmo dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Istimewa DPR Papua dalam rangka penyampaian Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, di Gedung DPR Papua, Selasa (6/3/2018).

Menghadapi Pilkada serentak tahun 2018, Soedarmo berharap semua pihak bersama-sama ciptakan pemilu yang berkualitas dan bermartabat. Dengan demikian, kita dapat menciptakan kehidupan bersama di Papua yang lebih aman, damai, adil dan sejahtera bagi semua.

Tahapan Pilkada sudah kita lalui, dan hari ini kita semua sudah mendengar visi dan misi dari masing-masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, dan masyarakat Papua sudah bisa menilai mana yang terbaik, dan silakan pilih sesuai dengan hati nurani tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Pada kesempatan itu, Soedarmo juga minta dukungan dan kerjasama dari semua pihak agar tugas-tugas pemerintahan bisa dijalankan dengan semaksimal mungkin.

Sebab, kata dia, sebagai Pjs Gubernur dirinya memiliki lima tugas pokok yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat menjalankan roda pemerintahan.

Poin pertama melaksanakan tugas pemerintahan dengan sabar dengan seluruh mitra yang ada baik DPRP, MRP, dan seluruh Forkopimda, untuk melanjutkan pemerintahan yang sudah dibuat oleh gubernur Lukas Enembe.

Tugas berikutnya adalah mensukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua, serta pemilihan bupati dan wakil bupati di tujuh Kabupaten.

Ia melanjutkan, tugas selanjutnya adalah melakukan pengisian jabatan apabila harus segera diisi, dan tentunya atas ijin Menteri Dalam Negeri, dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) jika memang ada perda yang harus ditetapkan dengan bekerjasama dengan DPRP dan ijin dari Mendagri.

Dirinya juga mengatakan, untuk mensukseskan lima tugas pokok tersebut, maka dirinya perlu didukung dengan mitra kerja pemerintah yakni DPRP, MRP, Dewan Adat Papua, dan para kepala suku yang ada di Papua.

“saya harapkan dukungan dari semua pihak, sehingga 5 tugas pokok yang diberikan ini bisa dilaksanakan, sehingga kita bisa melaksanakan pemilukada yang aman, damai dan berintegritas,” tandasnya.

Dibaca 487 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.