Bentang I Jembatan Holtekamp Terpasang | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Proses pemasangan bentang tahap I jembatan Holtekamp, Rabu (21/2/18). Proses pemasangan bentang tahap I jembatan Holtekamp, Rabu (21/2/18).

Bentang I Jembatan Holtekamp Terpasang

Headline Penulis  Rabu, 21 Februari 2018 17:32 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

JAYAPURA,- Bentang pembangunan Jembatan Holtekamp tahap I terpasang. Proses pengangktan bentang utama jembatan yang menjadi ikon baru bagi masyarakat Jayapura itu disaksikan langsung oleh Dirjen Balai Bina Marga Kementrian PUPR, Kepala Balai Besar, Wakil Walikota Jayapura, serta Ondoafi Port Numbay.

Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengatakan, keberadaan jembatan ini merupakan suatu sejarah baru bagi masyarakat Papua yang mana jembatan ini telah dikaji secara menadalam mengenai safetynya oleh Profesor untuk itu diharapkan jembatan ini bisa diselesaikan dengan baik.


Dikatakan, dengan adanya jembatan Holtekam ini akan mempercepat pergerakan orang atau barang serta jasa dari dan ke pusat kota Jayapura. Masyarakat pengguna kendaraan yang bermukim di daerah Koya dan sekitarnya akan lebih muda untuk melakukan perjalanan melewati jembatan Holtekamp.


“Keberadaan jembatan ini sudah pasti akan sangat membantu mempercepat atau memudahkan akses/pergerakan masyarakat di kota Jayapura, sehingga lebih efisien dan efektif dalam melakukan perjalanan,” ujar Sekda.


Namun, Sekda juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan ini yang terbilang cukup megah. Sekda juga menyampaikan bahwa terwujudnya jembatan ini atas komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dimana, berbagai pembangunan infrastruktur dalam jembatan, bandara dan lain sebagainnya menjadi perhatian yang luar biasa, bahkan tidak segan – segannya bapak presiden turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi objektif di lapangan.


Lanjut sekda, ini merupakan suatu sejarah baru bagi masyarakat Papua yang mana jembatan ini telah dikaji secara menadalam mengenai safetynya untuk itu diharapkan jembatan ini bisa diselesaikan dengan baik.


“Tentunya pemerintah provinsi Papua dan masyarakat menyampaikan hormat dan terima kasih kepada bapak mentri PUPR dan jajarnnya yang telah memberikan perhatian penuh dan telah menginisiasi membangun Papua ini dalam berbagai aspek khususnya infrastruktur ” ucap Sekda.


Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Jayapura, Osman Marbun, mengatakan, pembangunan Jembatan Holtekamp akan berpengaruh pada waktu tempuh pengguna jalan dari Kota Jayapura ke Muara Tami yang akan menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang sebelumnya membutuhkan waktu 2,5 jam kini menjadi 60 menit.


Setelah nantinya bentang jembatan ini, akan dilakukan pengecoran lantai jembatan. Ditargetkan pekerjaan Bentang Tengah jembatan akan selesai pada Juni 2018,” kata Osman.


Perakitan Bentang Tengah Jembatan Holtekamp tidak dilakukan dilokasi pembangunan jembatan, namun oleh PT PAL Indonesia di Surabaya. Hal ini bertujuan meningkatkan aspek keselamatan kerja, meningkatkan kualitas pengelasan, dan mempercepat waktu penyelesaian hingga 3 bulan.


Panjang bentang tengah adalah 400 meter ditambah jembatan pendekat 332 meter yang terdiri 33 meter pendekat dari arah Hamadi dan 299 meter dari arah Holtekamp sehingga total panjang jembatan keseluruhan 732 meter. Lebar jembatan adalah 21 meter yang terdiri 4 lajur 2 arah dilengkapi median jalan.


Pembangunan Jembatan Holtekamp dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Direktorat Jenderal Bina Marga, bersama Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kota Jayapura.


Kementerian PUPR mendanai pembangunan jembatan utama, Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jembatan penghubung Arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura mendanai pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan.


Biaya pembangunan mencapai Rp 1,7 triliun dengan konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya.


Perlu diketahui berat dari Center Span ini kurang lebih 2000 ton, dengan panjang 112,50 meter tinggi 20,00 meter lebar 26,00 meter dan setiap titik angkat memiliki berat masing – masing 50 ton.

Dibaca 1226 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX