Polsek Abepura Bekuk Pria Pembuat Surat dan Dokumen Palsu | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas (tengah) saat menunjukan surat dan dokumen palsu yang disita dari AM (44) pelaku pembuat dokumen palsu. Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas (tengah) saat menunjukan surat dan dokumen palsu yang disita dari AM (44) pelaku pembuat dokumen palsu.

Polsek Abepura Bekuk Pria Pembuat Surat dan Dokumen Palsu

Kriminal Penulis  Rabu, 31 Januari 2018 20:35 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Anggota kepolisian Polsek Abepura berhasil menciduk seorang pria berinisial AM (44) warga jalan Gerilyawan distrik Abepura lantaran telah melakukan propaganda serta pemalsuan berkas kependudukan, Sabtu (27/1/18) sore.

Selain melakukan pemalsuan berkas Kependudukan (KTP), pelaku telah melakukan pembuatan Ijasa Palsu, Surat keterangan Kepolisian, surat keterangan bebas narkoba, Kartu keluarga Palsu, serta Catatan Sipil palsu dan dijual kepada masyarakat yang berminat membuatnya.

Dari tangan pelaku anggota kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa alat alat pembuatan surat-surat palsu, uang tunai hasil pembayaran surat palsu tersebut, serta surat surat dan dokumen palsu yang telah dibaut seperti Ijazah, KTP, SKCK, serta surat bebas narkoba.


Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Robby Urbinas, mengungkapkan penangkapan pelaku berawal ketika anggota Opsnal Unit reskrim Polsek Abepura melakukan Patroli rutin di wilayah hukum Polsek Abepura.


“Pelaku ditangkap saat hendak melakukan editan pemalsuan berkas di salah satu tempat foto copy yang berada tidak jauh dari Polsek, dan saat dilakukan penangkapan anggota kami berhasil mengamankan barang butki berupa berkas palsu,” ujarnya di Mapolsek Abepura, Rabu (31/1/18) siang.


Kata Gustav, dalam kasus tersebuut sedikitnya ada tiga orang saksi yang sudah diperiksa terkait dengan pemalsuan tersebut.


“sudah ada saksi yang diperiksa termasuk pelaku, dimana dari ketarangannya dirinya (pelaku red) sudah beroperasi selama enam bulan dan diduga sudah meraup untung hingga puluhan juta,” jelasya.


Lanjut Gustav, pihaknya akan terus berupaya untuk mengungkap kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan ada oknum oknum pelaku lainnya yang berprofesi sama seperti AM dalam pembuatan surat-surat Palsu.


“kami akan terus kembangkan kasus ini dan saat ini kasus tersebut sedang dalam penyidikan dan penyelidikan Unit reskrim Polsek Abepura,” ujar Gustav.


Dirinya pun menambahkan atas perbutannya pelaku dijerat pasal 263 KUHP dengan ancaman 6 tahun penajara.


“Untuk pasal kami kenakan Pasal tersebut namun tidak menutup kemungkinan akan ditambahkan pasal kembangan yakni UU nomor 24 tahun 2013 terkait dengan administrasi kependudukan dengan ancaman 10 tahun penjara,” tegasnya.

Dibaca 986 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.