BOS Banyak Dialokasikan Untuk Gaji Honor | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

BOS Banyak Dialokasikan Untuk Gaji Honor

Papua Barat Penulis  Jumat, 19 Januari 2018 11:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sekolah Dasar (SD) Inpres 25 Fanindi telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana ini diperuntukan untuk membantu operasional sekolah dan membayarkan gaji guru yang masih berstatus honorer.

Demikian dikatakan Kepala SD Inpres 25 Fanindi, Erlika Naibaho kepada Tabura Pos di kantornya, Kamis (18/1/18). Diungkapkannya, guru PNS di SD Inpres 25 Fanindi masih terbatas. Sehingga, untuk membantu kegiatan belajar mengajar, memanfaatkan tenaga guru honorer.


Dana BOS yang diberikan pemerintah pusat untuk SD Inpres 25 Fanindi, disesuaikan dengan jumlah siswa, sebesar Rp. 55.000.000,- dan diterima setiap 3 bulan sekali.


“Dana BOS ini peruntukannya bisa digunakan untuk belanja rutin, pembayaran upah guru-guru honor, belanja barang dan pemeliharaan fasilitas sekolah. Kami pun juga menggunakannya untuk membayar gaji 6 guru honorer kami,” terang Naibaho.


Dari dana BOS yang diterima sebesar Rp. 55.000.000,- terang Naibaho, 40 persennya digunakan untuk membayar gaji tenaga honorer karena tidak mendapatkan tambahan dana dari komite sekolah.


“Kalau dilihat dari persentasenya mungkin bisa menyalahi aturan karena yang termuat dalam juknis, untuk membayar tenaga honorer hanya 15 persen,” ungkapnya.


Namun, akui Naibaho terpaksa mengambil kebijakan tersebut agar bisa memperlancar jalannya kegiatan belajar mengajar di sekolah karena masih sedikitnya guru yang telah PNS.


Dirinya berharap, pemerintah Kabupaten Manokwari bisa memperhatikannya, dengan mengangkat guru yang telah berstatus PNS. “Kalaupun belum ada penerimaan CPNS mungkin bisa mengadakan pelatihan-pelatihan untuk para guru yang masih honor untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas sebagai tenaga pendidik,” tandasnya.[CR42-R3] 

Dibaca 656 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.