Dugaan Pembunuhan Ketua PAN Nabire Bermotif Sakit Hati | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Dugaan Pembunuhan Ketua PAN Nabire Bermotif Sakit Hati

Headline Penulis  Selasa, 19 Mei 2015 10:55 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige.

Jayapura,- Kepolisian Daerah Papua mengindikasi adanya motif sakit hati dalam kasus dugaan pembunuhan Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Nabire, Manfred Maday oleh teman wanitanya berinisial AK.
Indikasi ini, kata Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige, berdasarkan hasil intrograsi awal terhadap pelaku AK.”Kalau dari hasil interograsi awal, motifnya hanya dongkol saja. Kalau indikasi motif asmara, belum keliahatan,” tegas Patrige, Senin (18/5).
Disinggung apakah ada hubungan khusus antara pelaku AK dan korban, Patrige menyatakan masih mendalaminya. Patrige juga menegaskan bahwa pihak kepolisian belum bisa memintai keterangan lebih lanjut terhadap pelaku AK, karena masih dalam pengaruh narkoba.
 “Pelaku AK adalah teman wanita korban, bukan istri korban. Saat ditangkap, AK dalam pengaruh narkoba, sehingga belum bisa dimintai keterangannya. Di dalam mobil, kami juga temukan narkoba,” ungkap Patrige.
Sementara mengenai keberadaan korban sendiri, Patrige menegaskan masih dilakukan pencarian oleh kepolisian Nabire. “Pelaku ada, tapi korban tidak ada, nah ini yang kami masih cari. Untuk pelaku bisa dijerat pasal 35I KUHP tentang penganiayaan bahkan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” tandas dia.
Dalam pemberitaan sebelumnya, belasan orang warga Nabire diamankan aparat kepolisian setempat, paska kerusuhan yang dilakukan ratusan warga Nabire di Kantor DPC Partai Amanat Nasional, Jalan Yos Sudarso, Provinsi Papua, Sabtu (16/5) pecan lalu. 
Diduga kuat, kerusuhan itu dipicu hilangnya Ketua DPC PAN Kabupaten Nabire, Manfred Maday, sejak 14 Mei lalu. Dalam kasus ini, Kepolisian Nabire telah melakukan Pra Rekontruksi atas dugaan kasus pembunuhan Manfred Maday dengan menghadirkan pelaku AK, yang tak lain teman wanita korban. (Syaiful)

Dibaca 1243 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.