57 Anak Meninggal Karena Wabah Campak | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Tim medis saat memberikan pengobatan, imunisasi dan pemberian vitamin A dan PMT kepada anak anak di kabupaten Asmat untuk mencegah wabah Campak dan gizi buruk. Tim medis saat memberikan pengobatan, imunisasi dan pemberian vitamin A dan PMT kepada anak anak di kabupaten Asmat untuk mencegah wabah Campak dan gizi buruk.

57 Anak Meninggal Karena Wabah Campak

Headline Penulis  Senin, 15 Januari 2018 19:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Laporan tim medis yang dikirim Dinkes Asmat ke sejumlah distrik sejak 9 hingga 13 Januari lalu menemukan sebaran penderita campak di Kabupaten Asmat. Tim yang dikirim ke distrik Suator dan distrik Kolf Braza hanya menemukan kasus campak di wilayah Waganu I.

“Di kedua distrik itu, tim medis yang melakukan pengobatan, imunisasi dan pemberian vitamin A dan PMT terhadap 933 anak di 9 kampung. Dari 9 kampung hanya di wilayah Waganu I ditemukan 3 orang campak dan 5 suspek,” ujarnya.


Sementara tim yang dikirim ke distrik Fayit dan distrik Atsy melayani pengobatan dan imunisasi terhadap 1.724 pasien di 16 kampung. Di daerah ini, kata Steven, tim medis menemukan 101 anak menderita campak dan 7 orang gizi buruk.


“Di wilayah ini diperoleh informasi 22 anak meninggal, 21 diantaranya karena campak dan seorang lagi karena gizi buruk,” ujarnya.


Tim medis yang melakukan pengobatan ke Distrik Jetsy dan Distrik Sirets juga mendapati ratusan anak yang menderita campak. Menurut Steven, pengobatan dan pemberian imunisasi yang dilakukan terhadap 320 anak dari 4 kampung di distrik Jetsy ditemukan 112 anak menderita campak. Sementara pengobatan terhadap 732 anak dari 5 kampung di distrik Sirets ditemukan 108 anak penderita campak.


“Di kedua distrik ini belum ada laporan anak meninggal karena campak,” ujarnya.


Penyebaran wabah campak yang paling parah terjadi di distrik Pulau Tiga yang telah mengakibatkan 35 anak meninggal dunia dan beberapa diantaranya juga menderita gizi buruk.


Tim medis, pertama kali mendatangi kampung Nakai yang sempat merujuk 4 pasien campak dan gizi buruk ke RSUD Asmat. Di kampung ini tim medis melakukan pengobatan campak kepada 63 anak dan memberikan vaksin kepada 110 anak.


Di Kampung Kappi, tim medis melakukan pengobatan campak kepada 3 anak dan memberikan vaksin kepada 105 anak. “Tim medis di Kampung Kappi mendapat laporan 2 orang anak meninggal akibat campak,” ujarnya.


Sementara di Kampung As, tim medis melakukan pengobatan campak kepada 28 anak dan memberikan vaksin kepada 71 anak. Di daerah ini dilaporkan 8 anak meninggal akibat campak dan satu diantaranya juga menderita gizi buruk.


Jumlah terbanyak korban meninggal akibat campak diterima tim medis di kampung Atat. Disini ada 23 anak meninggal karena campak dan 2 diantaranya juga menderita gizi buruk. Di kampung ini tim medis melakukan pengobatan campak kepada 53 anak dan memberikan vaksin kepada 108 anak.

“Dari 5 kampung yang didatangi di distrik Pulau Tiga, hanya di kampung Ao tidak ditemukan wabah campak ataupun anak gizi buruk, namun tim medis tetap melakukan pemberian vaksin kepada 93 anak,” kata Steven.

Dibaca 765 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX