Hanya Satu Paslon KPUD Jayawijaya Kembali Buka Pendaftaran | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Jayawijaya, Sarlota Nelcy saat gelar jumpa pers bersama anggota komisioner lainnya di Jayapura Minggu (14/1/18). Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Jayawijaya, Sarlota Nelcy saat gelar jumpa pers bersama anggota komisioner lainnya di Jayapura Minggu (14/1/18).

Hanya Satu Paslon KPUD Jayawijaya Kembali Buka Pendaftaran

Headline Penulis  Minggu, 14 Januari 2018 19:24 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - KPUD Kabupaten Jayawijaya kembali membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada terhitung tanggal 19 – 21 Januari 2018. Perpanjangan pendaftaran ini, lantaran hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang dinyatakan lolos pada pendaftaran yang dibuka pada 8-10 Januari lalu.

Divisi Teknis Penyelenggara KPUD Jayawijaya, Sarlota Nelcy mengatakan, jadwal pembukaan pendaftaran ulang tersebut dilakukan sebagaimana hasil pleno KPU Kabupaten Jayawijaya pada 12 Januari lalu dengan mengacu pada surat edaran KPU RI Nomor 38 Tahun 2018 tentang tahapan pencalonan dengan satu pasangan calon yang mendaftar.

"Hasil pleno KPUD Jayawijaya, jadwal perpanjangan pendaftaran dimulai dengan sosialiasi pada 13-15 Januari, dilanjutkan dengan pengumumuman pendaftaran ulang pada 16-18 dan pendaftaran pada 19-21 Januari,” ujar Sarlota saat jumpa pers bersama anggota komisioner lainnya di Jayapura Minggu (14/1/18).

Dijelaskanya lebih lanjut, dilakukannya perpanjangan pendaftaran selama tiga hari tersebut, karena hanya ada satu pasangan bakal calon yakni Jhon Richard Banua – Marthin Yogobi. Pasangan ini berkas pencalonannya diterima lantaran telah memenuhi syarat dengan membawa 10 dukungan parpol yang berjumlah 26 kursi di legislatif DPRD Kabupaten Jayawijaya .

“Sementara dua pasangan lainnya Bartol Paragaye – Ronny Elopere dan Jimmy Asso-Lemban Kogoya ditolak lantaran berkas pencalonan dan berkas calon tidak memenuhi syarat,” kata Ketua KPUD Jayawijaya, Adi Wetipo.

Lebih lanjut Adi Wetipo menjelaskan, saat proses pendaftaran ada tiga bakal paslon yang mendaftarkan diri ke KPU, pada hari pertama 8 Januari pasangan Jimmy Asso dan Lemban Kogoya. Pasangan ini membawa dua dukungan parpol PDI Perjuangan dan PAN, hanya saja setelah dilakukan pemeriksaan berkas pencalonan ternyata berkasnya tidak memenuhi syarat.

“Setelah kami periksa ada berkas-berkas yang kurang, dan KPUD meminta kepada pasangan ini untuk melengkapi berkas yang kurang itu sebelum penutupan pendaftaran, namun tidak dapat dipenuhi sehingga KPU nyatakan berkas pasangan ini ditolak,” kata Adi.

Selanjutnya di hari kedua, pasangan Jhon Richard Banua – Marthin Yogobi, dari 10 dukungan parpol yang dibawa ke KPU, satu parpol Gerindra ditolak lantaran hanya berkas rekomendasi dan surat tugas tanpa melampirkan B1KWK. “Jadi untuk bekas Gerindra kami tolak,” kata Adi.

Dihari terakhir, pasangan Bartol Paragaye – Ronny Elopere juga mendaftar, berdasarkan hasil pemeriksaan dari dua dukungan parpol Gerindra dan Hanura, hanya satu yang memenuhi persyaratan.

“ Cuma partai Gerindra yang lengkap dengan B1KWK, sementara Hanura dokumennya hanya fotocopyan, sehingga KPU meminta agar tim sukses segera memenuhi dokumen yang kurang, namun tidak juga dipenuhi hingga akhirnya KPU tutup pendaftaran,” jelasnya.

Ia menambahkan dengan hanya ada satu pasangan calon yang dinyatakan lolos dan sebagaimana perintah undang-undang, maka selanjutnya KPU membuka pendaftaran kembali sebagaimana hasil pleno revisi jadwal KPU pada 12 Januari lalu.

Dibaca 1048 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX