Kapolda Ungkap Faktor Penyebab Konflik Pilkada Papua | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar. Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Kapolda Ungkap Faktor Penyebab Konflik Pilkada Papua

Headline Penulis  Jumat, 05 Januari 2018 22:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan penyebab terjandinya konflik Pilkada serentak di tahun 2017 lalu, salah satunya lantaran pasangan calon tidak memiliki komintmen siap kalah walaupun deklarasi dalam menyikapi hasil penentuan nantinya.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi yang kami lakukan, dapat diidentifikasikan beberapa faktor penyebab pilkada 2017, diantaranya ada beberapa pasangan calon dan tim sukses yang tidak bisa menerima kenyataan atas kekalahan dalam pilkada meski sudah tandatangani deklarasi siap kalah dan siap menang," hal itu diungkapkannya saat apel gelar pasukan pengamanan Pilkada 2018 di lapangan Mako Brimob, Jumat (5/1/18) pagi.


Lanjut Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini pun menuturkan, selain tidak memiliki konsistensi, penyebab lainnya terjadinya konflik yakni adanya dendam politik pada periode sebelumnya yang masih berlanjut pada Pilkada 2017, politisasi elit politik dalam pelaksanaan pilkada termasuk mobilisasi massa pendukung.


"Terjadinya intervensi birokrat yang mempengaruhi pilihan para ASN, yang seharusnya bersikap netral seperti TNI dan Polri, sistem noken yang cenderung memicu konflik antar suku atau kelompok untuk meraih suara rakyat," katanya.


Dirinya pun menambahkan ada penyebab lainnya yang juga menjadi sumber pemicu terjadinya konflik yakni SDM penyelenggara di tingkat distrik dan kampung yang dinilai masih minim pengalaman.


"Termasuk pemekaran wilayah, seperti distrik dan kampung, serta pemindahan kantor distrik di sebagian daerah digunakan sebagai strategi pemenangan pilkada," katanya.


Ayah dua orang anak itu pun mengharapkan agar faktor permasalahan diatas tentunya menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk wujudkan pilkada 2018 yang lebih aman, damai dan demokratis.


"Harapan damai, aman dan demokratis ini yang sedang diupayakan Polri dan TNI, yang bersinergi dengan para pemangku kepentingan," tutupnya.

Dibaca 1315 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX