Gubernur Sebut Tahun 2018 Adalah Tahun Sibuk | Pasific Pos.com

| 15 July, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Gubernur Sebut Tahun 2018 Adalah Tahun Sibuk

Headline Penulis  Senin, 01 Januari 2018 08:50 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gubernur Papua, Lukas Enembe menyebutkan bahwa tahun 2018 dapat diperkirakan kita akan menghadapi tahun yang semakin sibuk dan memerluka kerja yang lebih keras.

Oleh karena itu, kita akan melaksanakan dan memastikan target-target RPJMD kita. Untuk itu, dalam melaksanakan pembangunan, seluruh program dan kegiatan harus sebesar besarnya berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua khususnya Orang Asli Papua.

"Kita akan tetap melanjutkan program program Gerbangmas Hasrat Papua. Dalam rangka perwujudan Generasi Emas Papua, perwujudan ekonomi masyarakat maupun pemenuhan infrastruktur dan prasarana dasar," tegas Gubernur Lukas Enembe dalam pidato akhir tahun di Gedung Negara Dok V Jayapura, Sabtu, (31/12/17).

Dikatakan, pihaknya akan melanjutkan kebijakan pelaksanaan pembangunan dan urusan bersama ke kebupaten/kota, dengan memberikan bantuan khusus yaitu dana 80 persen dana Otsus setara dua perse DAU Nasional untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan perekonomian rakyat serta pemenuhan infrastruktur dasar kampung, dana Prospek, dana KPS, dana tambahan percepatan pembangunan infrastruktur, dana gerbangmas hasrat Papua serta memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan program Bangga Papua atau Bangun Generasi dan Keluarga Papua sejahtera dalam rangka mewujudkan Generasi Emas Papua.

Program ini, kata Gubernur, dirancang untuk memperbaiki pemanfaatan dana otsus untuk lebih menyentuh kehidupan individu dari orang asli Papua dengan menyalurkan bantuan tunai kepada keluarga yang memiliki anak diusia di bawah 4 tahun.

Diharapkan dengan program ini akan meningkatkan kesehatan fan gizi anak serta meningkatkan perekonomian masyarakat dan berdampak pada penurunan kemiskinan secara signifikan.

Lanjutnya, tahun 2018, pemerintah juga tetap memprioritaskan pengembangan komoditas unggulan lokal dan peningkakan investasi yang tetap memperhatikan nilai nilai adat dan sumber daya alam Papua tetap lestari dalam mendukung kualitas hidup dan kemandirian kampung. Pembangunan dengan transportasi terpadu semakin kita pacu dan percepat, yang dapat menerobos keterisolasian wilayah, sekaligus penyediaan energi listrik, penyediaan perumahan layak huni dan pemenuhan air bersih.

Dibaca 768 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX