Gubernur Tolak Pajak PAP Rp 600 Miliar dari Freeport | Pasific Pos.com

| 22 August, 2019 |

Gubernur Tolak Pajak PAP Rp 600 Miliar dari Freeport

Headline Penulis  Selasa, 19 Desember 2017 22:30 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe menolak keras, jika PT. Freeport Indonesia membayar Pajak Air Permukaan (PAP) selama empat tahun sebesar Rp 600 Miliar dari total tunggakan Rp 6 Triliun.

Pajak ini merupakan pajak yang ditanggung Freeport karena memakai air di Sungai Ajkwa di Papua untuk menahan endapan tailing (residu tambang).

Gubernur menjelaskan, pihaknya menolak Freeport membayar PAP kepada Pemprov Papua Rp 600 Miliar dari total tunggakan Rp 6 Triliun. Pasalnya, Pengadilan pajak Indonesia pada 17 Januari 2017 telah memutuskan untuk menolak gugatan yang diajukan PT Freeport Indonesia berkaitan PAP dan wajib membayar tunggakan pajaknya, baik pokok dan dendanya sebesar kurang lebih Rp 3,5 Triliun kepada Pemprov Papua.

“Kelihatan Freeport masih gugat kasasi di Mahkamah Agung. Kalau kasasinya ditolak, dan Freeport belum mau membayar, kita police line seluruh areal pertambangan,” katanya kepada wartawan, selasa (19/12/17).

Freeport, kata Gubernur, menggunakan acuan pembayaran PAP sebesar Rp 10 per meter kubik (m3) per detik sesuai Perda Nomor 5 Tahun 1990. Sementara Pemprov Papua mengacu pada Perda Nomor 4 Tahun 2011 yang menyatakan bahwa penggunaan air permukaan dikenai pajak sebesar Rp 120 per m3 per detik. Perbedaan inilah yang menjadi tagihan pajak yang belum dibayarkan oleh Freeport.

Sebelumnya, Wagub Papua Klemen Tinal, SE, MM didampingi Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, SIP, MKP, usai Apel Gabungan di lingkungan Pemprov Papua di Halaman Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (11/12/17) lalu mengutarakan, pihaknya mendesak Freeport segera menyetor tunggakan PAP senilai Rp 6 Triliun, selambatnya-lambatnya akhir tahun 2017 ini.

“Jika Freeport ingin membayar secara bertahap, maka harus disertai tanda tangan cara pembayarannya. Jangan hanya janji-janji,” tegas Wagub.

Dibaca 609 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.