Gubernur Lantik Bupati Petahana Intan Jaya dan Jayapura | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe ketika melantik Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni - Yann Robert Kobogauw dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw - Giri Wijayantoro di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Selasa (12/12/2017).. Gubernur Papua, Lukas Enembe ketika melantik Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni - Yann Robert Kobogauw dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw - Giri Wijayantoro di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Selasa (12/12/2017)..

Gubernur Lantik Bupati Petahana Intan Jaya dan Jayapura

Headline Penulis  Selasa, 12 Desember 2017 16:46 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe melantik dua pasang kepala daerah yang memenangkan pilkada serentak 2017 lalu, di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Selasa (12/12/2017).

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni - Yann Robert Kobogauw dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw - Giri Wijayantoro dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri.

“Sebenarnya ada tiga pasang kepala daerah yang terpilih yang dilantik. Tetapi Bupati dan Wakil Bupati Dogiay baru akan dilantik 18 Desember mendatang karena masa jabatan mereka yang belum berakhir,” kata Lukas Enembe.

Gubernur Lukas Enembe dalam sambutannya berharap, kepala daerah yang baru dilantik dapat membawa daerahnya ke depan lebih baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat terutama masyarakat asli Papua menuju Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera.

Pelantikan Bupati Intan Jaya dan Bupati Jayapura.
Gubernur Papua, Lukas Enembe ketika melantik Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni - Yann Robert Kobogauw dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awaitouw - Giri Wijayantoro di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Selasa (12/12/2017).

 

"Kalau Intan Jaya terjadi bentrok lalu Kabupaten Jayapura harus PSU (pemungutan suara ulang) dua kali, saya harap ke depan ini tidak terjadi lagi. Kedua Bupati ini petahana masuk periode kedua, jadi ke depan harus bawa daerahnya lebih baik, perhatikan kesejahteraan masyarakatnya, keamanan terutama orang asli Papua," harap Gubernur.

Di kesempatan itu Gubernur juga menyinggung soal pencalonan pilkada di Kabupaten Jayapura, dimana ada calon yang bukan Orang Asli Papua (OAP) "Khusus kabupaten Jayapura saya berharap, peristiwa kayak kemarin tidak terjadi lagi. Walau Undang undang tidak mengatur untuk calon (di tingkat kabupaten) harus orang asli papua tapi harus dihargailah.

Setidaknya parpol harus mengerti, jangan seenaknya dorong orang. Karena di Sentani tokoh politik banyak, jadi saya berharap Bupati mulai siapkan kader terbaik, karena pilkada kali ini cukup menguras energi waktu dan pikiran," kata Gubernur mengingatkan.

Terakhir Gubernur juga mengingatkan kepada Bupati dan Wabup yang baru dilantik untuk terus bergandengan tangan didalam membangun daerahnya.

"Jangan di tengah perjalanan bupati wakil bupati jalan sendiri, jangan bentrok atau tidak saling tegur karena ini akan berdampak pada kepentingan besar di masyarakat. Sebab kejadian seperti ini sudah banyak terjadi," ujar Gubernur.

Hadir dalam acara pelantikan jajaran Forkopimda Papua, Sekda Papua dan para pimpinan SKPD/OPD, Muspida dan DPRD dari kedua kabupaten serta tim sukses dari partai dan masyarakat.

Diketahui, pelaksanaan Pilkada di kedua kabupaten tersebut tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Ditemukannya sejumlah pelanggaran, mengakibatkan Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di kedua Kabupaten tersebut bahkan PSU berlangsung dua kali.

Di kabupaten Intan Jaya pelaksanaan pilkada dinodai dengan aksi saling bentrok antar massa pendukung dua pasangan calon yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan pembakaran rumah sertau bangunan milik pemerintah setempat.

Dibaca 1133 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.