Kasus Penyelundupan Vodka ke Wamena, Danlanud : Tidak Ada Anggota Terlibat | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Danlanud Merauke, Kolonel Pnb Awang Kurniawan. (foto:ady) Danlanud Merauke, Kolonel Pnb Awang Kurniawan. (foto:ady)

Kasus Penyelundupan Vodka ke Wamena, Danlanud : Tidak Ada Anggota Terlibat

Headline Penulis  Senin, 11 Desember 2017 02:45 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE, ARAFURA,- Danlanud Merauke, Kolonel Pnb Awang Kurniawan, menegaskan tidak ada anggota TNI AU yang terlibat dalam kasus ‘penyelundupan’ Minuman Keras (Miras) jenis vodka ke Wamena Tanggal 29 November 2017 lalu. Ini sesuai hasil penyelidikan internal TNI AU dan juga keterangan tiga orang saksi yang telah berhasil diamankan.

“Tidak ada keterlibatan anggota TNI AU. Ini murni tipu daya yang mereka (pelaku,red) lakukan, dengan memanfaaatkan petugas kami,”tegas Danlanud kepada wartawan di Kantornya, Jumat (8/12/17).

baca, Gubernur : TNI Jaga Keamanan Bukan Jual Miras


Menurut Danlanud, semua barang yang diangkut Pesawat Hercules sebelumnya akan dikarantina, kemudian dilakukan pemeriksaan termasuk dengan menggunakan deteksi elektronik. Karena itu, sebagai antisipasi kedepan akan lebih selektif, terutama untuk bahan-bahan cair.

“Kami akan periksa lebih detail, maksimalkan alat-alat deteksi, (dan) pengetatan pengawasan oleh petugas,”ujar Danlanud.

baca, Legislator : Pesawat TNI AU di Papua Tujuannya Mengangkut MIRAS atau Pasukan?


Lebih lanjut kata Danlanud, dari hasil pemeriksaan saksi termasuk saat diminta untuk memperagakan, ternyata itu dilakukan dengan persiapan yang matang. Jadi, tanpa merusak segel dan ditimbang sehingga beratnya tetap 20 Kg. “Dikemas lagi dengan sangat rapi,”terang Danlanud.

baca, Pimpinan TNI/Polri Diminta Awasi Anggotanya


Sedangkan terkait barang bukti Miras, Danlanud mengatakan untuk jumlah pihaknya tetap mengacu kepada keterangan saksi yakni sebanyak sembilan ratusan botol dan dikemas ke dalam 32 ember cat ukuran 20 Kg.  Untuk pemeriksaan dilakukan oleh intelijen dan POM AU Lanud Merauke. Kendati demikian, ada juga tim dari Mabes yang datang ke Merauke untuk mengumpulkan data dan keterangan.

Ditambahkan Danlanud, untuk tiga orang saksi yang telah berhasil diamankan, beberapa hari lalu telah diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih anjut. (Suyatmadi)

Dibaca 857 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.