Bupati Tolikara Diminta Perhatikan Rakyat Secara Merata | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya. Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya.

Bupati Tolikara Diminta Perhatikan Rakyat Secara Merata

Sosial & Politik Penulis  Jumat, 01 Desember 2017 21:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya meminta kepada Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo SE.M.Si agar tetap memperhatikan rakyat secara merata, termasuk tuntutan rakyat yang selama ini telah melakukan pemalangan jalan Trans Wamena-Tolikara, kampung Manage, kabupaten Tolikara.

Sehingga, pada kesempatan tersebut, Lenis Kogoya mengungkapkan, jika dirinya datang ke Tolikara atas permintaan Bupati Usman G Wanimbo  lewat via selulernya, lantaran menganggap bahwa pemalangan itu sulit untuk dilakukan negosiasi terhadap masyarakat setempat.

Namun sebelum ke Tolikara, ujar Lenis, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, namun beliau sedang berada di Tembagapura.

“ Kapolda mempersilahkan saya membuka pemalangan itu. Saya juga sudah komunikasikan dengan Jhon Tabo untuk melakukan negosiasi kepada masyarakat dan akhirnya hari Minggu, 26 November 2017 lalu, saya datang lalu membuka pemalangan tersebut,” ungkapnya.

Lenis Kogoya menjelaskan, jika tujuan utama datang bertemu dengan masyarakat dan meminta untuk membuka pemalangan tersebut agar pelayanan pembangunan dan perekonomian di kabupaten Tolikara dan Puncak Jaya lancar dan harapan tidak ada konflik di daerah tersebut.

“Pilkada telah usai dan bupati terpilih sudah dilantik oleh Gubernur Papua, sehingga sudah waktunya Bupati datang ke Tolikara untuk membangun daerahnya dan kini Bupati sudah harus memperhatikan rakyat,” tandas Lenis.

Untuk itu, ia pun meminta kepada Bupati Usman, agar semua tuntutan masyarakat terutama masyarakat yang melakukan pemalangan.

“Memang masyarakat kecewa karena putusan MK dinilai tidak memperhatikan beberapa pelanggaran, karena yang kalah dimenangkan. Namun, apapun keputusan MK harus tunduk dan dilaksanakan,” ketusnya.

Oleh karena, setelah Bupati terpilih dilantik oleh Gubernur Papua maka, kini waktunya sudah harus datang ke Tolikara untuk membangun daerah.

Bahkan Lenis Kogoya menegaskan, Bupati tidak boleh jalan-jalan keluar daerah. Sebagai pimpinan harus standby di kantor untuk melayani masyarakat.

“Jadi masyarakat merasa ada seorang pemimpin di daerahnya sehingga masyarakat bisa mendukung apa yang menjadi pogram kerjanya selama lima tahun kedepan,” tegasnya. (TIARA)

Dibaca 1718 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.