Presiden Berikan Grasi Kepada Lima Tapol Papua | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

Presiden Berikan Grasi Kepada Lima Tapol Papua

Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Presiden RI,  Ir. H. Joko Widodo  beserta rombongan mengunjungi  Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Abepura guna memberikan grasi kepada lima orang tahanan politik (Tapol). Masing-masing, Linus Hiluka, Kimanus Wenda,  Numbungga Telenggen, Apotnaholjk Lokobal, dan Yafrai Murib.
"Kita ingin menciptakan Papua sebagai tanah yang damai. Adapun sore ini saya memberikan grasi kepada lima orang, yaitu yang pertama kepada saudara Linus Hiluka yang dihukum 20 tahun penjara, Numbungga Telenggen dihukum seumur hidup, Apotnaholik Lokobal yang dihukum 20 tahun,  Kimanus Wenda yang dihukum 20 tahun dan Yafrai Murib yang dihukum seumur hidup," kata Presiden Jokowi saat memberikan grasi kepada lima tahanan politik itu di Lapas Abepura, Sabtu (9/5).
Menurut manatan Gubernur DKI itu, pemberian grasi ini  merupakan langkah awal dari pembebasan Tapol di Indonesia. "Kemudian nanti, hal ini akan dilanjuti dengan Amnesti dan lainnya dan kurang lebih ada 90 orang yang ada di sel, “ ujar Jokowi.
Salah satu tanahan politik, Yafrai Murib yang sudah tiga tahun menjalai hukuman di lapas Abepura mengaku bersyukur karena bisa mendapat grasi yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
"Saya bersyukur dengan adanya pemberian grasi ini yang diberikan langsung oleh bapak presiden, " kata Yafrai ketika didamping  kuasa hukumnya, Latifah Anum Siregar  kepada wartawan sore itu di Lapas Abepura.
Sebagai kuasa hukum, Latifah Anum Siregar  berterimakasih dan sangat mengapresiasi atas grasi yang akan diberikan oleh Presiden Joko Widodo terhadap ke lima tanahan politik tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi keputusan presiden dalam konteks membangun kehidupan berdemokrasi yang lebih baik di Indonesia, “ ujar Anum.
Sementara itu,  Linus Hiluka,  usai menerima grasi mengatakan,  telah meminta kepada Presiden Jokowi agar diberikan  jaminan keselamatan bagi warga Papua pada umumnya.
"Tadi kami minta kepada bapak Presiden Jokowi, agar ada  jaminan keselamatan untuk rakyat Papua lebih  khusus kami mantan tahanan politik,"  pintanya. (Tiara)

Dibaca 641 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX