Mapolsek Fayit-Asmat Diserang | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Mapolsek Fayit-Asmat Diserang

Beri rating artikel ini
(0 voting)

 “Senjata SS1 Sempat Dirampas Warga”

Jayapura,- Markas Kepolisian Sektor Fayit di Kabupaten Asmat, Jum’at (8/5) sekitarpukul 23.00 WIT diserang puluhan warga setempat. Dalam penyerangan itu, satu anggota polisi atas nama Brigadir Soleman Winoto mengalami luka bacok di kepala.
Berdasarkan data yang diperoleh Pasific post, kasus penyerangan itu dipicu adanya tindak penganiayaan dengan cara menampar yang dilakukan Brigpol Charles Kekri salah satu anggota Polsek Fayit terhadap masyaarakat bernama Petrus Tama. Dimana, 8 penamparan itu disinyalir bentuk kekesalan Charles terhadap Petrus yang mengatai dirinya bodoh.
Diduga tak terima dengan sikap Charles, 50-an warga dari dua kampung, yakni Yawas dan Waras menyerang Polsek Fayit. Dalam penyerangan itu, Soleman dibacok di bagian kepala dan senjata jenis SS1 dirampas warga.
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan terkini paska penyerangan warga di Polsek Fayit, dikarenakan buruknya sinyal komunikasi.  
Namun paska kejadian, sambungnya, Kapolres Asmat Ajun Komisaris Besar Yan Pongtuluran beserta jajarannya telah mengamankan situasi di Distrik Fayit. Demikian pula senjata yang sempat dirampas oleh masyarakat, telah dikembalikan ke Polsek Fayit.
 “Info terakhir yang saya dapatkan bahwa warga telah mengembalikan senjata milik anggota kami. Situasi di Fayit telah kondusif karena aparat Polres Asmat berhasil meredam emosi warga. Soleman telah dievakuasi ke Asmat untuk mendapat perawatan medis,” kata dia, Sabtu (9/5).
Mengenai adanya laporan perlakuan kasar anggota setempat yang diduga menjadi pemicu penyerangan ? Kapolda menegaskan bahwa seharusnya anggota polisi tak boleh berlaku kasar kepada warga sipil.
 “Seharusnya oknum tersebut dapat menahan diri walapun dirinya dimaki warga. Namun, kami pun akan tetap memproses warga yang terlibat dalam aksi pengerusakan kantor Polsek Fayit dan menganiaya aparat,” tegas mantan Kapolda Kepulauan Riau ini. (Syaiful)

Dibaca 815 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.