Dinkes Kembali Kirim Tim ‘Save Korowai’ | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Asisten Bidang perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Drs Elia I Loupatty saat melapas Tim Save Korowai disela-sela peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan tahun 2017 di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (13/11/17). Asisten Bidang perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Drs Elia I Loupatty saat melapas Tim Save Korowai disela-sela peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan tahun 2017 di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (13/11/17).

Dinkes Kembali Kirim Tim ‘Save Korowai’

Headline Penulis  Senin, 13 November 2017 21:20 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi (Pempprov) Papua kembali mengirim Tim Kesehatan ‘Save Korowai’ bersamaan dengan Tim Kesehatan Samenage, Yahuikimo dan Tigi, Deiyai.

Tim Kesehatan ‘Save Korowai’ dilepas secara langsung oleh Asisten Bidang perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Drs Elia I Loupatty, MM mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH disela-sela peringatan Hari Kesehatan Nasional dan Hari Pahlawan tahun 2017 di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (13/11/17).

“Atas nama pemerintah provinsi Papua, saya secara resmi melepas Tim Kesehatan ini, semoga kalian bisa melaksanakan tugas selama dua bulan kedeoan dengan baik,” ungkapnya.

Menurutnya, tim kesehatan ini merupakan representasi dari komitmen Pemprov Papua dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Papua, terutama di daerah-daerah yang selama ini belum dijangkau pelayanan kesehatan. Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, drg. Aloysius Giyai, M.Kes, menuturkan pelepasan tim Kesehatan ‘Save Korowai’ merupakan representasi dari kunjungan Gubernur Papua ke Korowai, beberapa waktu lalu, dan tim yang turun bakal berada di Korowai selama 2 bulan dan bakal menyelesaikan tugasnya pada Januari 2018.

“Kita juga telah mengirim 2 ton makanan tambahan ke Korowai dan kita akan mengirim tenaga dokter, medis maupun paramedis ke Korowai, Samenage dan Tigi dan bertugas selama 2 bulan,” tuturnya.

Tim yan diturunkan ini tidak hanya bekerja sendirian, tetapi diharapkan pihak gereja dalam hal ini Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) untuk wilayah Korowai, sementara untuk Gereja Kingmi untuk daerah Tigi, Nduga dan Gereja Katholik untuk daerah Samenage.

Dibaca 847 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.