Jaga Kamtibmas, Gandeng Linmas Dan Ketua Adat | Pasific Pos.com

| 22 January, 2020 |

Bhabinkamtibmas Kampung Urumd, Bripka Jerry Liufeto (Kanan) Bersama Bhabinsa Sertu Ngatiman. (foto:ady) Bhabinkamtibmas Kampung Urumd, Bripka Jerry Liufeto (Kanan) Bersama Bhabinsa Sertu Ngatiman. (foto:ady)

Jaga Kamtibmas, Gandeng Linmas Dan Ketua Adat

Papua Selatan Penulis  Kamis, 02 November 2017 21:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Secara umum situasi Kamtibmas di Kampung Urumb, Distrik Semangga kondusif. Tidak ada kasus yang menonjol atau kasus berat yang terjadi, hanya kasus-kasus ringan seperti salah paham dan lain-lain. Kendati demikian, masih ada kasus yang sering terjadi yakni orang mabuk akibat mengkonsumi Minuman Keras (Miras).

“Miras itu, biasanya mereka bawa dari kota, lalu mabuknya di sini,”ujar Bhabinkamtibmas Kampung Urumb, Bripka Jerry Liufeto, kepada wartawan di sela-sela kegiatan pengobatan massal di Pustu Kampung Urumb, Kamis (2/11/17).

Dikatakan, pihaknya bersama Bhabinsa setempat akan mengambil tindakan tegas jika sampai ada yang memproduksi minuman lokal di Kampung Urumb. Ia bersyukur, hingga saat ini tidak ada ‘pabrik’ sopi di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya itu. “Kami libatkan juga Linmas, karena mereka yang lebih tahu,”ujarnya.

Selain Linmas, dalam upaya penegakan hukum di Kampung pihaknya juga menggandeng ketua adat. Ini dilakukan, sebagai bukti bahwa aparat keamanan menjunjung norma adat istiadat. Kecuali jika itu kasus berat, maka itu tetap akan dilanjutkan ke tingkat Polsek dan selanjutnya ke Polres. “Kita berikan teguran dulu, baru kita lakukan tindakan,”tukasnya.

Sementara itu, hal senada juga dikemukakan Bhabinsa Kampung Urumb, Sertu Ngatiman. Menurutnya, wilayah Urumb kondusif, hanya yang masih sering ditemui adalah orang mabuk. Jadi, mereka minum atau beli di kota, baru setelah itu datang ke kampung. “Inilah yang terjadi. Kalau produksi Miras, di sini tidak ada,”ujarnya.

Dibaca 382 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik