Bupati Usman : Saya Akan Berikan Kewenangan Kepada Aparat Untuk Bertindak | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo. Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo.

Bupati Usman : Saya Akan Berikan Kewenangan Kepada Aparat Untuk Bertindak

Headline Penulis  Minggu, 29 Oktober 2017 20:54 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Terkait Pemalangan Jalan Trans Wamena-Tolikara


Jayapura,- Meskipun Pemkab Tolikara sangat berharap pemalangan jalan trans yang menghubungkan Wamena – Tolikara dan Puncak Jaya yang dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat dapat segera dibuka, namun tak ada kesadaran dari sekelompok warga masyarakat itu sendiri. Maka sangat disesalkan jika Pemerintah  Kabupaten Tolikara akan mengambil tindakan tegas.

Hal itu ditegaskan Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo, SE. M, Si ketika ditemui Pasific Pos dikediamannya, Jumat (27/10/17).

Pasalnya, pemalangan itu sudah sangat meresahkan warga masyarakat setempat lantaran sudah hampir sebulan, akibat dari itu menghambat proses pembangunan di Kabupaten Tolikara maupun Puncak jaya. Bahkan juga berdampak pada roda perekonomian serta pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Untuk itu, Bupati Tolikara, Usman Wanimbo mendesak kepada sekelompok warga masyarakat untuk segera membuka pemalangan jalan yang menghubungkan Wamena-Tolikara dan Puncak Jaya.

“Karena yang lakukan ini hanya sekelompok orang maka kita coba selesaikan dengan kesadaran dan kesempatan yang diberikan Pemerintah kepada kelompok tersebut melalui persuasif yang kita lakukan, tapi sampai hari ini tidak ada kesadaran untuk membuka pemalangan itu, bahkan sudah hampir satu bulan, karena pemalangan itu sangat merugikan masyarakat Tolikara dan masyarakat Puncak Jaya, maka pemerintah akan mengambil tindakan tegas". Tegas Bupati Usman.

Untuk itu, selaku Bupati Tolikara, Ia meminta dan sekaligus menghimbau agar masyarakat di kampung Minage segera membuka pemalangan tersebut dengan kesadaran sendiri dan secara dewasa.

“Dalam waktu dekat kami akan turun ke lokasi pemalangan itu, untuk bertemu dan berbicara dengan sekelompok warga masyarakat itu, kemudian meminta agar mereka mau membuka pemalangan itu secara dewasa. Tetapi jika mereka bersikeras tidak mau membuka, maka saya akan berikan kewenangan sepenuhnya kepada aparat untuk melakukan tindakan tegas,“ tandas Bupati Usman.

Bahkan sebelumnya, kata Bupati Usman, sejak dirinya dilantik bersama wakil bupati Dinus Wanimbo pada tanggal 16 Oktober 2017 lalu di kantor Gubernur Papua telah menyampaikan langsung kepada masyarakat bahwa Tolikara secara keseluruh kini sudah menjadi satu, baik itu kandindat nomor urut 1, 2 maupun kandindat nomor urut 3.

“Semuanya akan dilebur menjadi satu. Saya tidak pernah membedakan-bedakan untuk pembangunan maupun jabatan. Semua akan dilakukan secara merata demi menuju pembangunan yang makmur dan kesejahteraan masyarakat selama kami memimpin lima tahun kedepan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Bupati Usman menghimbau kepada masyarakat yang ada di Tolikara, terutama para pendukung kandidat nomor 3 supaya dengan kesadaran sendiri membuka palang.

“Saya minta kepada masyarakat saya untuk membuka palang jalan dengan kesadarannya sendiri,” pintanya.

Terkait soal aspirasi yang diajukan dalam pemalangan itu, Bupati Usman meminta agar aspirasi itu disampaikan langsung dan dibawa di Pemerintah.

“Silahkan aspirasi dan lain sebagainya bawa kepada saya untuk bisa dijawab, karena aspirasi tidak mungkin dijawab oleh kandidat nomor urut 3 dan nomor 2. Yang bisa menjawab aspirasi itu, hanya bupati terpilih tentang apa yang diperlukan,” ujar Bupati Usman.

Bupati Usman pun menjelaskan bahwa, dalam rangka pengembangan SDM Tolikara ataupun posisi jabatan tetap dilakukan secara merata.

Namun dirinya berharap agar seluruh masyarakat tetap bersatu membangun Kabupaten Tolikara. “Kalau sudah bersatu maka kedepannya kita bisa membangun Tolikara yang lebih baik lagi,“ tukasnya.

Bupati Usman menambahkan, dalam kepemimpinannya pada periode kedua ini sudah berkomitmen dengan wakilnya, bahwa tidak ada perbedaan-perbedaan diantara kami ataupun kelompok-kelompok.

“Semua akan saya rangkul dan mempersatukan rakyat demi menuju kemakmuran Kabupaten Tolikara, ” tutup Bupati Usman. (TIARA)

Dibaca 665 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.