DPRP Ingatkan, Pengejaran Pelaku Penembakan Jangan Membabi Buta | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

 Anggota DPR Papua, Laurenzius Kadepa. Anggota DPR Papua, Laurenzius Kadepa.

DPRP Ingatkan, Pengejaran Pelaku Penembakan Jangan Membabi Buta

Headline Penulis  Senin, 23 Oktober 2017 19:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kadepa : Jangan Korbankan Rakyat


Jayapura,- Terkait dengan serangkaian penembakan di area PT Freeport Indonesia, Timika, Kabupaten Mimika, Papua beberapa hari ini yang mengakibatkan anggota Brimob tewas dan luka-luka, Anggota DPR Papua yakni Laurenzius Kadepa dan Thomas Sondegau angkat bicara dan ikut mendukung upaya penegakan hukum untuk mengejar para pelaku.

Namun DPR Papua kembali mengingatkan agar dalam pengejaran terhadap pelaku penembakan itu tidak membabi buta, hingga mengakibatkan rakyat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban.

“Saya minta kalau proses penegakan hukum ya ikuti aturan. Tidak boleh main tembak sembarangan. Kalau penegakan hukum itu, saya setuju. Tapi, jangan main tembak dan kami minta jaga rakyat sipil yang ada di sana,” tandas Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzus Kadepa saat ditemui awak media di kantor DPR Papua, Senin (23/10/17).  

Apalagi, kata Kadepa, pasca penyerangan oleh para pelaku, diketahui di daerah tersebut terdapat perkampungan yang dihuni rakyat sipil yang tidak tahu apa-apa dengan berbagai macam kepentingan.

Untuk itu, kata Kadepa meminta agar aparat yang melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan itu, harus benar-benar memastikan pelakunya.

“Jangan sampai dengan upaya pengejaran terhadap kelompok yang diduga melakukan penembakan, tapi akhirnya masyarakat jadi korban. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Ketika disinggung soal penambahan pasukan, Kadepa mengatakan, kadang-kadang langkah itu menjadi trauma bagi masyarakat, namun kadang juga membantu masyarakat.

“Saya pikir kalau kita bekerja dengan jujur tidak ada hal yang pelu ditakutkan. Jadi bukannya saya setuju atau tidak setuju tentang penambahan pasukan untuk menjaga Kantibmas, karena terkadang penambahan pasukan menjadi trauma masyarakat tapi disisi lain membantu juga, “ ujar Kadepa.

Yang jelas tandas Kadepa, insisden penembakan di daerah emas itu terjadi sejak Freeport ada, hingga berbagai peristiswa terjadi dan tidak pernah dibawa ke ranah hukum.

Untuk itu, ia meminta aparat kepolisian untuk memastikan pelakunya agar segera ditangkap, bukan menduga-duga pelakunya.

Soal karyawan keracunan gas beracun di underground yang diduga ada skenario berkaitan dengan penembakan itu, Kadepa menilai hal itu bisa saja, karena di Freeport itu ada berbagai kepentingan.

“Itu permainan tingkat tinggi. Sebagai wakil rakyat saya sarankan kepentingan boleh jalan, tapi tidak boleh korbankan rakyat sipil, karena di area Freeport ini ada beberapa perkampungan. Boleh Polri-TNI atau pasukan gabungan melakukan pengejaran terhadap kelompok yang melakukan penembakan atau pengacau, tapi tidak boleh masyarakat sipil jadi korban,” pesannya.

Namun Kadepa mengaku belum bisa memastikan pelaku penembakan yang menewaskan anggota Brimob tersebut.

Sementara itu, ditempat yang terpisah, Anggota DPR Papua Daerah Pemilihan III, Thomas Sondegau meminta agar pengejaran terhadap pelaku penembakan itu, tidak dilakukan secara membabi buta yang dapat mengakibatkan rakyat yang tidak tahu apa-apa ikut menjadi korban.

 

Thomas Sondegau
Anggota DPR Papua, Thomas Sondegau.



“Saya dengar informasi masih ada pengejaran terhadap pelaku penembakan ini. Saya harap pengejaran, aparat tidak membabi buta, sehingga mengakibatkan masyarakat ketakutan dan lari terpencar, padahal mereka tidak tahu apa-apa,” kata Thomas Sondegau kepada Wartawan di ruang kerjanya.

Thomas pun berharap aparat harus memastikan pelaku penembakan tersebut, agar jangan sampai rakyat yang tidak tahu apa-apa menjadi korban.

Dari kejadian itu, Thomas Sondegau menyayangkan kasus penembakan yang terjadi di area Freeport tersebut, apalagi menimbulkan korban jiwa.

Untuk itu Thomas mendesak agar pelaku penembahakn itu bisa segera ditangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
 
“Saya harap pelaku penembakan bisa ditangkap agar diketahui motifnya,” harapnya. (TIARA)

Dibaca 996 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX