200 Personil Brimob Dikirim ke Tolikara | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat memberikan Salam kepada BKO Brimob di Mako Brimob Polda Papua. Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat memberikan Salam kepada BKO Brimob di Mako Brimob Polda Papua.

200 Personil Brimob Dikirim ke Tolikara

Headline Penulis  Senin, 23 Oktober 2017 19:17 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Pasca pemilihan Kepala daerah di Kabupaten Tolikara yang hingga saat ini masih belum pulih, sebanyak 200 personil Brigader Mobil (Brimob) Polda Maluku Utara dan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diturunkan guna memback-up personil kepolisian Polda Papua dalam menjaga keamanan di Kabupaten Tolikara.

Kepala Kepolisian Derah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar dalam arahannya saat membuka apel Pagi di Mako Brimob Polda Papua, mengucapkan selamat datang kepada BKO Brimob Maluku Utara dan BKO Brimob Nusa Tenggara Timur ke Papua.

“Bagi rekan-rekan yang melaksanakan tugas BKO Polda Papua kita menyampaikan terima kasih atas kehadiran tentunya ini kehormatan bagi siapa saja yang bertugas di Papua, tantangan tugas di Papua memiliki karakteristik yang berbeda dengan Provinsi lain.
Tantangan tugas yang kita hadapi adalah kelanjutan dampak pesta demokrasi Pilkada tahun 2017 yang belum selesai dan saat ini ada massa yang tidak puas dengan hasil PSU,” ucapnya dalam sambutan, Senin (23/10/17) pagi.

Labih lanjut Kata Boy mengaharapkan kepada 200 Pesinol yang akan menjalankan BKO di Kabupaten Tolikara dapat mengedepankan upaya persuasif mendidik dan mengajak masyarakat untuk lebih tertib dan maju dalam peradaban berdemokrasi guna mengantisipasi dan mencegah tidak terjadinya konflik horizontal diantara warga masyarakat yang pro dan kontra.

“Rekan-rekan akan difokuskan untuk melaksanakan tugas di Kabupaten Tolikara, oleh karena itu kebijakan Kapolda Papua tidak membenarkan penggunaan peluru tajam dalam melaksanakan tugas, dan mohon agar Komandan mengamankan peluru tajam untuk disimpan, upaya penggunakan senpi kecuali dalam konteks memberikan peringatan dengan peluru hampa lebih pada menurunkan moril masyarakat,” himbuhnya.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini pun berpesan agar Personil BKO yang menjalankan tugas di Kabupaten Tolikara dapat membimbing masyarakat agar lebih dewasa dengan pendekatan dialogis.

“Mari sama-sama kita mencintai rakyat Papua yang mana di tiap daerah perlu bimbingan kita dan peran kita sangat penting untuk memberikan Bimbingan itu kepada masyarakat Papua,” harapnya.

Sementara itu Kapolda Papua saat di wawancarai awak Media menyebutkan, sebanyak 200 Personil BKO Brimob terdiri dari 103 Brimob Polda Maluku Utara dan 97 BKO Brimobda dari Polda Nusa Tenggara Timur yang akan dikirim ke Kabupaten Tolikara sebagai tindak lanjut pengamanan pasca pemilihan kepala Daerah yang sudah terpilih sesuasi mekanisme.

“Hingga saat ini akses pemerintahan dan perekonomian disana masih belum pulih lantaran masih ada segelintir orang yang belum terima dengan Proses pemilihan yang sudah rampung. Dan disinilah kami di backup rekan-rekan untuk membantu kami dengan pendekatan masyarakat, khususnya yang melakukan pemalangan akses jalan Wamena-Tolikara,” ungkapnya.

Dibaca 1191 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.