Gubernur : Jokowi Sukses Bangun Papua | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Gubernur : Jokowi Sukses Bangun Papua

Headline Penulis  Kamis, 19 Oktober 2017 17:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Jumat 20 Oktober, usia pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memasuki tiga tahun.

Gubernur Papua, Lukas Enembe memuji kinerja pemerintahan Joko widodo. Pujian itu disampaikan Gubernur Lukas Enembe kepada wartawan di Jayapura, Kamis (19/10/2017).

Gubenrur Enembe menilai, Jokowi berhasil membangun infrastruktur di Provinsi Papua.

“kebijakan Jokowi selama masa kepemimpinannya untuk pembangunan infrastruktur di Papua luar biasa,” katanya.

Menurut Gubernur, banyak perubahan terjadi di Papua sejak pembangunan jalan trans Papua di buka. Hal ini dilakukan demi tembusnya keterisolasian di daerah-daerah pedalaman Papua khususnya.

Kemudian pembangunan bandara di Sorong, Papua Barat, bandara Mimika, Merauke dan bandara Jayapura.

“kita bisa lihat saja sekarang pembangunan infrastruktur banyak, hanya pelabuhan yang belum di bangun oleh Jokowi,” kata Gubernur.

Salah satu langkah Jokowi sangat berdampak kepada masyarakat adalah penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan harga semen.

Dimana, bertahun-tahun kita berjuang, presiden ganti presiden, tapi Pak Jokowi ini sangat luar biasa dengan kebijakannya.

Hanya saja, kata Gubernur, Walaupun BBM satu harga sudah ditetapkan di Papua, tapi masih oknum-oknum tertentu yang bermain.

“saya sudah dapat laporan banyak, ada indikasi permainan oknum sehingga harga BBM jadi lebih mahal di Papua. Pak Jokowi sudah memerintahkan saya untuk mengawasih masalah ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPR Papua Yunus Wonda mengatakan, perhatian Jokowi membangun jalan di Provinsi Papua dan Papua Barat tidak semata menghubungkan antar kota/kabupaten untuk membuka keterisolasian, namun untuk menurunkan angka kemahalan.

Yunus Wonda mengatakan, dalam sejarah, presiden Jokowi sering datang ke Papua sejak integrasi Papua ke wilayah Indonesia 1 Mei 1963. Inilah bentuk perhatian presiden untuk membangun Papua.

Walaupun demikian, kata Yunus, kebijakan Jokowi masih ada yang belum bisa dikerjakan oleh kabinetnya. Contohnya pasar mama-mama Papua yang sampai hari ini belum diresmikan.

“Pasar mama-mama Papua ini kan hanya soal pelepasan aset, jadi kami lihat kinerja BUMN yang menangani pasar mama-mama Papua belum maksimal,” katanya.

Meski demikian, Yunus menilai presiden Jokowi sukses membangun Papua.

”kita harus jujur katakan kalau Pak Jokowi sukses dalam membangun Papua," tandasnya.

Dibaca 859 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.