Ketua PKK Kota Jayapura : Film G 30S PKI Wajib di Tonton | Pasific Pos.com

| 18 June, 2019 |

Ketua TP PKK Kota Jayapura Kristina R. I. L. Mano di Kantor Wali Kota Jayapura. Ketua TP PKK Kota Jayapura Kristina R. I. L. Mano di Kantor Wali Kota Jayapura.

Ketua PKK Kota Jayapura : Film G 30S PKI Wajib di Tonton

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Rabu, 18 Oktober 2017 19:05 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA, - Ada banyak film perjuangan yang jadi tontonan wajib bagi siswa, sebagian besar tentang kehebatan perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Dengan harapan menjadi pelajaran bagi generasi muda sekarang sehingga terhindar dari perbuatan yang bisa merusak kemerdekaan dan diri sendiri dengan cara memilah informasi secara bijak.

Diantaranya film Gerakan 30 September atau G 30S PKI, karena film ini mengisahkan penculikan terhadap tujuh perwira tinggi militer Indonesia atau jenderal di awal 1 Oktober 1965, yang dibunuh.

"Waktu zaman saya sekolah sering di putar. Saya sebagai pribadi film itu (G 30S PKI) wajib di tonton oleh pelajar, dan pemuda untuk mengetahui betapa gigihnya bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan," kata Ketua TP PKK Kota Jayapura Kristina R. I. L. Mano di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (18/10/17).

Kristina menilai, agar pemuda khususnya di Kota Jayapura tidak lengah dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka kejadian G 30S PKI tidak terulang kembali.

"Harus mempunyai rasa persatuan dan kesatuan untuk menjaga bangsa Indonesia. Organisasi kepramukaan bisa membina generasi muda, karena rasa ingin memiliki rasa kebangsaan semakin berkurang," kata Kristina.

Walau demikian, kata Kristina, setiap pemuda atau usia sekolah saat menonton film G 30S PKI harus mendapatlan pendampingan baik dari orang tua sehingga tidak terjadi kesalahan persepsi dalam benak para pemuda.

"Orang tua juga ikut terlibat mengawasi anak-anaknya demi persatuan bangsa Indonesia," kata Kristina.

Dibaca 559 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX