Bulog : Penjualan Gula di Pasaran Harus Rp 12.500 | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Bulog : Penjualan Gula di Pasaran Harus Rp 12.500

Papua Barat Penulis  Senin, 16 Oktober 2017 07:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Perum Bulog Sub Divre Manokwari menargetkan penjualan gula pasir di pasaran merata dengan harga Rp.12.500 per kilogram.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Manokwari, M. Said mengatakan, target tersebut merupakan perintah dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) nomor 885 tanggal 16 Agustus 2017 tentang pembelian gula dan penjualan gula kepada konsumen.

Said menjelaskan, dalam amanat surat tersebut menjelaskan bahwa yang hanya boleh menjual gula kemasan 50 kg hanya Perum Bulog.

“Selain Bulog tidak boleh ada yang mengedarkan gula kemasan 50 Kg,” kata Said saat ditemui Tabura Pos di kantornya, Jumat (13/10).

Lebih lanjut dijelaskan Said, pihaknya sudah merangkul CV Makmur Perkasa sebagai distributor untuk mendistribusikan gula pasir di wilayah Manokwari.

“Untuk MoU dengan Makmur Perkasa sudah ditandatangani tadi,” jelas Said.

Said menerangkan, dalam kerja sama itu CV Makmur Perkasa mendistribusikan (menjual) gula yang dikemas per kilo ke pasaran atau pengecer.

“Setelah sampai di kios-kios atau di pasar dan sampai ke tangan konsumen harganya harus 12.500 rupiah,” terang Said.

Said mengungkapkan, Perum Bulog Sub Divre Manokwari menjual gula kemasan 50 kg seharga Rp.550.000 atau Rp.11.000 per kilogram, sehingga sudah diperhitungkan setiap margin fee keuntungan setiap distributor dan pengecer.

Said berharap selain CV Makmur Perkasa ada distributor lain di Manokwari yang bersedia  bermitra dengan pihaknya agar target pemerataan penjualan harga gula di pasaran Rp.12.500 tercapai.

“Jadi, saya berkoordinasi dengan para distributor dan kami akan terus berusaha merangkul distributor di Manokwari untuk bermitra dan sudah ada lagi yang bersedia yaitu Toko Kia,” kata Said.

Terkait pengawasan harga gula di pasaran, Said menerangkan, pemantauan sekaligus pembinaan akan dilakukan bersama antara Pemda Manokwari, Pemprov Papua Barat, dan Polda Papua Barat.[SDR-R3]

Dibaca 870 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.