Apkam Berhasil Gagalkan Perang Suku Di Kenyam | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Tampak masyarakat berjaga jaga dan siap perang antar suku di distrik Kenyam, kabupaten Nduga, Senin (2/10/17). Tampak masyarakat berjaga jaga dan siap perang antar suku di distrik Kenyam, kabupaten Nduga, Senin (2/10/17).

Apkam Berhasil Gagalkan Perang Suku Di Kenyam

Headline Penulis  Senin, 02 Oktober 2017 20:38 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Kesiapsiagaan aparat keamanan (apkam) patut mendapat ancungan jempol. Berkat kesiapsiagaan apkam aksi percobaan perang lanjutan antata kubu Ones Wandikbo dengan Simon Nirigi berhasil digagalkan, Senin (2/10/17) di distrik Kenyam , kabupaten Nduga.

Sekitar pukul 11.40 WIT, masyarakat kubu Ones Wandikbo yang mempunyai titik kumpul di kawasan DPRD Nduga melihat salah satu musuh dari kubu Simon Nirigi berada di kawasan bandara Kenyam dengan membawa parang (kawasan bandara merupakan daerah kubu Ones Wandikbo).

Kubu Ones melakukan pengejaran kepada salah satu masyarakat kubu Simon tersebut dengan membawa senjata tajam dan melakukan pengejaran ke arah PLTD Kenyam (tempat perang biasanya berlangsung).

Sekitar 80 orang kubu Ones Wandikbo telah berkumpul di kawasan perempatan kantor Bupati Nduga berusaha bergerak menuju perempatan PLTD Kenyam. Sedangkan kubu Simon Nirigi sekitar 80 orang telah menunggu di kawasan perempatan gereja Kingmi Jemaat Yerussalem Nduga.

Aparat TNI/Polri dari Pos Kodim 1702/Jwy bersama Pos Koramil Keneyam dan Personel Brimob BKO Nduga bersama Polsek Kenyam melakukan penyekatan. Apkam pun terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk mencegah adanya bentrok massa.

Kubu Ones Wandikbo menyampaikan kepada Apkam TNI/Polri yang intinya agar tidak mengganggu perang antar masyarakat ini karena merupakan kebiasaan/tata adat dalam menyelesaian masalah.

Kemudian pihak Ones Wandikbo menjamin bahwa perang ini tidak akan mengancam suku pendatang dan mengganggu dinamika pembangunan lainnya.

Dandim 1702/Jayawijaya yang dihubungi melalui telephon sellulernya membenarkan telah terjadi percobaan perang antar kubu ini.

"Aktivitas pendidikan dihentikan dimana para siswa dipulangkan. Sedangkan Apkam melakukan penyisiran dan patroli berjalan untuk membubarkan massa yang berada di sekitar jalan," ujar Dandim.

Dikatakannya pula, menjelang siang hari masyarakat kedua kubupun membubarkan diri dan kembali ke pos masing masing.

Dibaca 1601 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX