Hari ini, Pemprov Rapat dengan Tim Paspampres | Pasific Pos.com

| 15 July, 2019 |

Hari ini, Pemprov Rapat dengan Tim Paspampres

Headline Penulis  Selasa, 05 Mei 2015 17:05 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Situasi Papua Kondusif dan Tidak Ada Yang Mengkhawatirkan”

JAYAPURA,- Presiden RI Joko Widodo direncanakan kunjungan kerja ke Provinsi Papua pada 8-9 Mei nanti. Kedatangan Presiden beserta rombongan ke Papua, terkait dalam rangka panen raya di Merauke dan peresmian kabel serat optik, penyerahan kartu KIS dan peletakan batu pertama pembangunan jembatan Holtekamp, peresmian pembangunan kampus IPDN.
Terkait dengan kunjungan Presiden, Pemerintah Provinsi Papua  melakukan rapat tertutup dengan Forkompinda Papua di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, yang dipimpin langsung oleh Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen,SIP.
Sekretaris Daerah Papua T.E.A Hery Dosinaen,SIP kepada wartawan usai melakukan pertemuan mengaku, selama dua hari di Papua, Presiden akan melakukan berbagai kegiatan.
Oleh karena itu, pertemuan ini untuk membahas persiapan penyambutan kunjungan Presiden. “Tim Advance (Paspampres) Presiden besok (hari ini-red) akan datang dari Jakarta, kemudian akan dilakukan rapat secara konprehensif,” tandasnya.
Sementara itu, Danrem 172/PWY Kolonel Inf Tri Yuniarto menegaskan tidak ada pergeseran pasukan menjelang Kedatangan RI 1 ke Papua yakni di Kabupaten/Kota Jayapura dan Kabupaten Merauke pada tanggal 8 -9 Mei nanti.
Selaku  Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Dansatgaspamwil) untuk wilayah Jayapura dan sekitarnya, menurutnya kekuatan TNI sudah sangat kuat. Dalam artian aparat keamanan tidak perlu mengambil pasukan dari luar Jayapura dan Sentani.
“Kami sudah sangat kuat. Akan tetapi tentunya kami mohon dukungan dari segenap masyarakat untuk membantu kegiatan ini, supaya semuanya lancar dan aman,”harap Danrem kepada pers usai mengikuti rapat tertutup kunjungan Presiden RI ke Papua.
Danrem juga menghimbau kepada masyarakat  untuk bersama – sama dapat menjaga stabilitas keamanan selama kunjungan Jokowi ke Papua. “Tolong diredam, karena tentunya ini akan berhadapan dengan TNI /Polri. Disini kita juga  tidak main – main artinya jangan mengganggu kegiatan ini.  Ingat yang datang ini adalah presiden kita bersama. Karena ingin melihat Papua. Yang datang Presiden kita juga. Saya kira ini kewajiban kita bersama untuk suksesnya kunjungan ini,”tukas Tri Yuniarto.  
Terkait soal system pengamanan dikarenakan Presiden Jokowi dikenal sangat dekat dengan masyarakat, Dijelaskannya sebagai presiden standar pengamanan sudah ada. “Karena beliau (Presiden-red) adalah termasuk dalam obyek yang harus diamankan dan kita tentunya harus menyesuaikan bagaimana keinginan obyek. Prinsip kami sebagai keamanan membuat beliau aman dan nyaman.  Jadi dua hal ini yang selalu kami tekankan kepada jajaran kami dan tetap kami konsen dengan pengamanan Presiden. Artinya kami sudah sangat siap menerima kunjungan presiden,”tegasnya.
Soal personil sendiri akan dilakukan pengecekan terakhir  malam nanti. Sedangkan untuk obyek yang akan dikunjungi mungkin diantaranya Pasar Baru Phaaraa, fasilitas PON XX tahun 2020 di Kampung Harapan, Fasilitas IPDN di Buper Waena. Kemudian pencanangan jembatan Holtekamp. Pemberian Kartu KIS dan KPS di Pasar Hamadi – Kota Jayapura, peresmian jaringan Fiber Serat Optik di Kayubatu. “Itu rencana pokok dari yang kami terima. Selain itu juga di Merauke untuk Panen Raya yang bukan masuk wilayah kami Korem 172/PWY,”tandasnya. (Bams)

Dibaca 723 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.