Tiga Oknum Pegawai Dinas Pemberdayaan Kampung Pegubin Ditetapkan Tersangka | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M.Kamal Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M.Kamal

Tiga Oknum Pegawai Dinas Pemberdayaan Kampung Pegubin Ditetapkan Tersangka

Headline Penulis  Rabu, 27 September 2017 20:57 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"Terkait Penyelewengan Dana Desa Senilai Rp 3,6 miliar"



JAYAPURA,- Direktoran Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan Dana Desa tahun anggaran 2016 senilai Rp 3,6 miliar yang dilakukan oleh tiga terduga tersangka yakni  AE, KK dan DH yang merupakan oknum pegawai Dinas Pemberdayaan Kampung Kabupaten Pegunungan Bintang dengan modus pembayaran pajak.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M.Kamal dalam rilis yang diterima Rabu (27/9/17) siang.
 
Kata Kamal Ketiga ditetapkan tersangka setelah Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua melakukan penyelidikan sejak  bulan September 2016 dan ditingkatkan menjadi penyidikan pada tanggal 16 Maret 2017 dengan diterbitkannya Laporan Polisi Nomor : LP/03/III/2017/Res. Peg. Bintang, tanggal 16 Maret 2017.

“Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menerima Laporan Audit LAPKKN BPKP RI perwakilan Papua no : 331/PW26/6/2017, tanggal 13 Juli 2017 didapat kerugian Negara sebesar Rp. 4.159.553.504,- (Empat Miliar Seratus Lima Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Empat Rupiah),”ungkapnya.

Lebih lanjut Kata Kamal Dari tangan para tersangka, penyidik Polres Pegunungan Bintang berhasil menyita barang bukti berupa dokumen - dokumen yang dipakai dalam melakukan penyalahgunaan Dana Desa tersebut.

Kamal menuturkan penyalahgunaan Dana Desa yang dilakukan oleh para tersangka dengan cara memotong anggaran Dana Desa sebesar Rp.15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah) dari setiap desa di kabupaten Pegunungan Bintang yang berjumlah 277 desa dengan alasan untuk pembayaran pajak.

“Uang potongan dana desa ini kemudian disimpan di rekening Bank BRI milik atas nama Agus Ennok namun uang tersebut tidak digunakan untuk pembayaran pajak melainkan dipinjamkan kepada orang atas nama Selo Taplo sebesar Rp.3.800.000.000,- (Tiga Miliar Delapan Ratus Juta Rupiah) untuk pembelian pesawat terbang di Kanada dan sisa dari dana tersebut digunakan untuk operasional penyaluran Dana Desa di 277 desa yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang,”tutur Kamal.

Kamal menambahkan saat ini para tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Pegunungan Bintang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ketiga tersangka dikenakan pasal 3 dan atau pasal 8 UU RI no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI no. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU. RI no. 31 tahun 1999 jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP pidana,”tegasnya.

Dibaca 819 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.