DPT Dukungan Perseorangan Pilgub 3.336.144 | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua saat konferensi pers di kantor KPU Papua, Senin (18/9/17). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua saat konferensi pers di kantor KPU Papua, Senin (18/9/17).

DPT Dukungan Perseorangan Pilgub 3.336.144

Headline Penulis  Senin, 18 September 2017 22:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua merilis Penetapan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk dukungan Calon Perseorangan pada Pilkada Gubernur 2018 yakni sebanyak 3.336.144 suara.

Komisioner KPU Papua, Beatrix Wanane dalam konferensi pers di kantor KPU Papua, Senin (18/9/17) menyebutkan, dari jumlah DPT tersebut, telah menetapkan dalam sebuah Berita Acara Pemeriksaann (BAP) dan Surat Keputusan (SK) terkait syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan untuk Pilgub.

Jadi, syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan pada Pilgub, yaitu jumlah pemilih dalam Pemilu terakhir yaitu 3.336.144 lalu diambil 8,5 persen minimal dukungan. Sehingga untuk mendapatkan calon perseorangan, maka dukungan KTPnya harus sebanyak 283.573 yang harus tersebar di 50 plus 1 persen kabupaten dan kota. Dalam artian dukungan KTP minimal tersebar di 15 Kabupaten dan Kota," kata  Beatrix.

Adapun data yang dipakai dalam penghitungan DPT ini, adalah menggunakan dua data yakni data Pilpres 2014 dan Data Pilkada 2015 dan 2017.

"Untuk data Pilpres 2014 itu diambil dari tujuh kabupaten yang terakhir akan melaksanakan Pilkada serentak terakhir 2018 di Papua yakni data DPT dari Kabupaten Biak Numfor, Mimika, Paniai, Deyai, Jayawijaya, Mamberamo Tengah dan Puncak. Sedangkan data Pilkada terakhir adalah DPT dari 22 kabupaten lain yang telah melaksanakan Pilkada pada 2015 dan 2017," bebernya.

"Dengan data ini kami juga punya berita acara berapa jumlah DPT laki laki dan perempuan," sambungnya.

Di tempat yang sama Ketua KPU Papua, Adam Arisoy mengungkapkan, bahwa pleno penetapan jumlah DPT untuk dukungan perseorangan pada Pilgub 2018  telah dilaksanakan pihaknya pada 4 September 2017 lalu, yang kemudian ditindaklanjuti pada 10 September untuk diumumkan. Namun karena ada kendala tekhnis dimana pihak Bawaslu berhalangan hadir sehingga ditunda pada 13 September .

Karena, pada tanggal itu kami berduka dimana Sekertaris kami Pak Izak Hindom meninggal dunia. Sehingga untuk pengumuman ini kami tunda. Dan baru hari ini kami bisa sampaikan ke publik. Terutama bagi pasangan calon yang merencanakan menggunakan jalur perseorangan sebagai dukungan," ungkap Adam.

Adam menambahkan, berdasarkan tahapan dan jadwal pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dituangkan dalam PKPU no 2 tahun 2017. Dimana tahapan ini sudah dalam pra tahapan KPU. Sehingga  perlu disampaikan syarat dukungan bagi paslon  yang melalui jalur perseorangan.

"Sehinggga tugas dan tanggung jawab KPU adalah bagaimana menyampaikan secara terbuka ke publik dengan jumlah dukunga harus ditetapkan dalam satu pleno oleh KPU Papua," katanya.

Dibaca 816 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.