1 Mei, Diharapkan Dapat Memperkuat Semangat Membangun Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

1 Mei, Diharapkan Dapat Memperkuat Semangat Membangun Kota Jayapura

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Upacara peringatan 1 Mei yang merupakan hari kembalinya irian barat (Papua) Ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di pusatkan di Taman Imbi Kota Jayapura,  Jumat (1/5).
Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan 1 Mei merupakan hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia pada umumnya dan masyarakat Papua pada khususnya, karena sebagai momentum mempersatukan seluruh nusantara dari merauke sampai sabang, momentum bersejarah ini tidak terlepas dari upaya para pahlawan kusuma bangsa yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda, bahkan jiwa ragaanya demi keutuhan bangsa indonesia.
Lanjut Walikota, perjuangan kembalinya Irian Barat (Papua) ke NKRI, pada 1 Mei 1963, bukanlah merupakan upaya paksa, namun perjuangan rakyat Papua sendiri dalam memperjuangkan NKRI dari merauke sampai Sabang, sejumlah orang asli Papua yang Juga berjuang keras dalam perjuangan itu dan telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional seperti Frans Kaisepo, Marthen Indey, Silas Papare dan JA. Dimara.
"Apabila masih ada rakyat Papua yang punya persepsi salah tentang hal ini, maka pada kesempatan ini saya mengajak semua masyarakat Papua agar meluruskan sejarah Ini dengan benar, tugas kita saat ini bukanlah memperdebatkan masalah tersebut, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita berkarya dan bekerja keras mengisi pembangunan didaerah ini ke arah yang lebih baik,” katanya.
Menurutnya, peringatan kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI tanggal 1 Mei di Kota Jayapura diharapkan dapat memperkuat semangat membangun kota jayapura.
"pola pikir kita adalah harus menjadi warga Negara Indonesia yang baik dan mulai membangun masa depan orang asli Papua di kota Jayappura dalam bingkai NKRI, tidak ada alasan dan dasar Papua keluar dari Republik Indonesia, ini adalah aspirasi dan kemauan orang-orang tua kita yang ingin Papua masuk kedalam Bingkai Negara Kesatuan Republlik Indonesia.
Peringatan 52 tahun ini mengambil sorotan  thema dengan dilandasi semangat kembalinya Papua ke Pangkuan NKRI tanggal 1 Mei 1963 kita Wujudkan Kota Jayapura dan Papua yang aman, damai dan sejahtera.
Sebagaimana thema ini saya mau mengajak kita sekalian sebagai anak bangsa Indonesia lebih khusus masyarakat kota Jayapura yang mewarisi kekuatan dan semangat juang pendahulu kita seperti Silas Papare, Marthen Indey dan Frans kaisepo, agar memakai thema ini dengan baik dan benar sebagai tugas dan tanggungjawab kita bersama  dalam membangun tanah Papua membangun kota Jayapura yang aman damai dan sejahtera.
Walikota juga mengajak masyarakat agar mewujudkan kota Jayapura yang aman dan tertib sehingga kota Jayapura tetap kondusif. "Mari kita wujudkan kota Jayapura yang aman dan damai bagi semua orang, setiap orang boleh dapat merasakan aman dan damai dalam melakukan aktifitas di kota Jayapura. Ini merupakan momentum intropeksi diri menghentikan perebutan tidak berguna dan hanya menguntungkan sekelompok saja.
“Hentikan kekerasan, pemalakan, pencurian, pemerkosaan dan berbagai bentuk kriminal lainnya sebagai respon moral kita atas perjuangan para pahlawan kita,’’ tutur BTM sapaan bagi Walikota.
Lanjut BTM, dalam undang undang Nomor 21 Tahun 2001, yang kemudian diubah menjadi undang undang nomor 35 tahun 2008 terkait dengan Otsus Papua dan Papua Barat, disebut secara tegas agar dalam proses pembangunan di kedua provinsi tersebut perlu memperhatikaan keberpihakan pemberdayaan dan perlindungan terhadap orang asli Papua yang merupakan kerangka dasar kita dalam pelaksanaan pembangunaan, penyelenggaraan pemerintahan  dan pelayanan kepada masyarakat hal ini menjadi perhatian kita semua.
Menurutnya, banyak capaian-capaian yang telah dihasilkan oleh pemerintah kota Jayapura dan masyarakat selama hampir empat tahun terakhir ini, sehingga ia mengajak agar  terus berkarya dan mengisi pembangunan untuk membangun kota Jayapura yang beriman, bersatu, mandiri, sejahtera dan Moderen berbasis kearifan lokal dalam wadah NKRI.
"Saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dikota Jayapura, karena hal tersebut bukan merupakan tugas TNI/POLRI saja, tetapi juga merupakan tugas seluruh komponen masyarakat yang berada di kota Jayapura,” Ungkap BTM.
BTM juga meminta kepada aparatur pemerintah serta TNI/POLRI  agar terus melakukan komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak, sehingga situasi keamanan dikota jayapura semakin kondusif.
Pada kesempatan itu, BTM juga mengucapkan terimah kasih kepada para pejuang baik yang telah mendahului kita maupun yang masih berada berdampingan dengan kita semua saat ini, dan segenap keluarga pejuang karena mereka semua telah dengan total dan tanpa pamrih mendamabhaktikan tenaga pikiran dan jiwa raganya demi keutuhan bangsa dan Negara Indonesia.
Pada upacara peringatan 1 Mei,  Jumat pekan kemarin, dihadiri oleh Pangdam XVII Cendrawasih, Kapolres Jayapura Kota, Dandim, Ketua DPRD Kota Jayapura, Para Tokoh Pejuang dan seluruh pejabat dilingkungan Pemkot Jayapura. (Erna)

Dibaca 496 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.