Pendamping Bangsaku Diturunkan Ke Kampung | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

Pendamping Bangsaku Diturunkan Ke Kampung

Papua Selatan Penulis  Jumat, 25 Agustus 2017 05:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Hingga saat ini penyerapan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) Tahun 2017 baru sekitar empat puluh kampung, sehingga masih ada seratus tiga puluhan lebih kampung yang belum bisa menyerap. Salah satu permasalahannya adalah soal administrasi untuk penyaluran dan juga pertanggungjawaban penggunaan dana di Tahun 2016 lalu.

Karena itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke segera menurunkan pendamping Bangun Semua Kampungku (Bangsaku) untuk membantu kampung-kampung dalam memperbaiki administrasi baik pertanggungjawaban maupun perencanaan untuk pencairan di Tahun 2017.

“Pak Bupati sudah perintahkan untuk segera menurunkan mereka, tetapi kami masih menunggu proses SK penempatan ke 179 kampung,”ungkap Kabid Pembangunan Daerah Tertinggal Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke, Josafat Fonataba, kepada wartawan di kantornya, Kamis (24/8).

Dikatakan, selain ada pendamping Bangsaku, ada juga ada pendamping dari provinsi. Maka, saat pelatihan mereka sudah dipertemukan. Apalagi ling koordinasinya juga tetap ke dinas, termasuk  kinerja mereka juga pihaknya yang menilai walaupun mereka digaji oleh provinsi maupun dari APBN.

Kemudian, masing-masing ‘titik koordinatnya’ juga akan sama-sama seperti membantu RPJMK maupun APBK dan RPJ. Kendati demikian, ini menjadi tanggungjawab pemerintah kampung. “Mereka semua sifatnya hanya membantu, mereka  tidak punya kewenangan, ini pekerjaan saya. Pekerjaan sebenarnya adalah pekerjaan pemerintah kampung. Mereka hanya pendamping, yang sifatnya hanya membantu,”tukasnya.

Ditambahkan, fokus pendamping Bangsaku adalah mengawal 40 persen ADK untuk program wajib tanam, tangkap dan pelihara untuk tiap-tiap kepala keluarga di 179 kampung yang menerima manfaat pinjaman modal. Besaran pinjaman modal berkisar antara satu sampai lima juta rupiah per kepala keluarga.

Dibaca 925 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.