Penyebaran HIV Prajurit TNI Menurun | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI dr. Arie Zakaria saat memantau langsung tes darah yang dilakukan prajurit TNI. Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI dr. Arie Zakaria saat memantau langsung tes darah yang dilakukan prajurit TNI.

Penyebaran HIV Prajurit TNI Menurun

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Senin, 21 Agustus 2017 22:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan melakukan survey penyerabaran HIV dan perilaku prajurit TNI yang bertugas di bumi cenderawasih.
"Kami ingin melihat setelah lima tahun, apakah ada perubahan pengetahuan prajurit TNI tentang HIV, cara pencegahan dan cara pengobatan," kata Direktur Kesehatan Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI dr. Arie Zakaria, kepada wartawan, di Jayapura, Senin (21/8/2017).

Dari hasil monitoring, penyebaran HIV di jajaran prajurit TNI jauh lebih menurun. Namun kata ia, sebagai prajurit juga harus bisa mengajak warga sekitar untuk tahu bahaya dan cara pengobatan HIV. "Ini yang kami ingin melihat berapa kemajuannya dibandingkan dengan survey yang dilakukan lima tahun yang lalu" ucapnya.

Menurut ia, survey ini dilakukan di enam provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Kepulauan Riau, Bali, Jawa Timur dan Papua.

"Kami tahu prevalensi HIV di Papua sangat tinggi, untuk itu kami ingin memperlihatkan apakah pengetahuan prajurit yang ditugaskan disini juga lebih baik karena beresiko lebih tinggi, karena kami harus melindungi prajurit," kata Arie.
"Bagaimanapun penugasan yang bisa sampai 6-7 bulan beresiko terkena penyakit mematikan ini. Selain itu, kata Arie Zakaria, tujuan pihaknya datang ke Papua juga untuk melihat perkembangan penyebaran penyakit TBC.

"Angka TBC di masyarakat masih tinggi, apalagi penyakit ini menular. Untuk itu kami ingin mensurvey hal ini, khusus bagi prajurit TNI. Sebab kami menjamin setiap prajurit," kata Arie.
"Kami harus melihat bagaimana situasi prajurit TNI yang bertugas di Papua, dengan begitu kedepan akan kami rancangkan peraturan apa yang harus dikeluarkan, obat apa yang harus disiapkan guna menjamin tugas para prajurit dimanapu berada," tambahnya.

Dibaca 1334 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.