Bupati Mathius Lantik Anggota Bamuskam se-Distrik Senbar dan Depapre | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, ketika menyaksikan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji serta pelantikan anggota Bamuskam di dua distrik, yakni Distrik Sentani Barat dan Distrik Depapre untuk masa bhakti 2017-2023, di Aula Kantor Distrik Sentani Barat Moy, Kabupaten Jayapura, Sabtu (5/8). Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, ketika menyaksikan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji serta pelantikan anggota Bamuskam di dua distrik, yakni Distrik Sentani Barat dan Distrik Depapre untuk masa bhakti 2017-2023, di Aula Kantor Distrik Sentani Barat Moy, Kabupaten Jayapura, Sabtu (5/8).

Bupati Mathius Lantik Anggota Bamuskam se-Distrik Senbar dan Depapre

Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Distrik Sentani Barat (Senbar) Moy, Kabupaten Jayapura, pada Sabtu (5/8) kemarin lalu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengambil sumpah/janji dan melantik Anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) se-Distrik Sentani Barat dan Distrik Depapre untuk masa bhakti 2017-2023.

Dalam sambutannya, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, menyampaikan bahwa pelantikan anggota Bamuskam merupakan salah satu bagian dari upaya penataan dan pemantapan penyelenggaraan lembaga pemerintah di wilayah perkampungan.
Untuk itu, Bupati Mathius berharap Bamuskam kiranya mampu berperan sebagai wadah penampung, penyaring dan penyalur berbagai aspirasi masyarakat di wilayah kampung dalam rangka memenuhi berbagai aspek kebutuhan hidup.
Saya berharap dengan hari ini (Sabtu, 5/8 lalu) kita melantik anggota Bamuskam ini harus menjadi semangat baru dan kita tidak boleh menunggu siapa-siapa. Tapi, kita sendiri yang harus mengambil keputusan-keputusan penting. Bila perlu pengawasan ketat terhadap fasilitas pemerintah dengan dana-dana yang turun ke kampung. Yang mana, harus diawasi dan disidangkan di kampung karena kita punya kewenangan untuk hal tersebut, harapnya.
Bupati Mathius mengatakan, jika ada hal-hal yang dianggap kurang, kepala kampung dan aparat lakukan rapat untuk menjelaskan apa yang masih belum jelas di masyarakat.
Segera lakukan rapat atau dipanggil, jangan menunggu sampai situasinya tambah sulit dan saling menyalahkan. Tapi, mekanisme ini yang harus dibangun. Jadi, aturan-aturan ini disepakati bersama, kemudian dilaksanakan dan jika ada hal-hal yang kurang langsung dicegah. Kalau terjadi lagi, maka kita akan lakukan upaya-upaya penegakan hukum yang lain untuk mencegah hal-hal yang merugikan kepentingan masyarakat umum maupun merugikan keuangan negara, tuturnya.
Kita adalah mitra yang sejajar untuk bekerja bersama-sama, guna kesejahteraan dan juga kemajuan-kemajuan yang besar, yang kita bisa kerjakan untuk di kampung kita masing-masing, pungkas Bupati Mathius.

Dibaca 595 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX