Gubernur Ungkapkan Tujuan Pembentukan BUMD | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Gubernur Ungkapkan Tujuan Pembentukan BUMD

Papua Barat Penulis  Jumat, 04 Agustus 2017 00:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengungkapkan tujuan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT West Papua Global di Papua Barat agar ikut berperan dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) khususnya gas yang ada di Papua Barat.

Selain itu, kata Gubernur dalam pidatonya pada sidang paripurna DPR Papua Barat  dalam rangka pembukaan pembahasan raperda Papua Barat, di gedung DPR Papua Barat, Rabu (2/8) agar BUMD itu bisa sekaligus mendorong kemajuan pembangunan daerah, baik infrastruktur ketenagalistrikan, serta infrastruktur lainnya yang berbasis pada gas alam. Serta meningkatkan perekonomian daerah, pendapatan daerah serta menciptakan lapangan kerja.
Raperda tentang Pembentukan BUMD ini sesuai dengan surat pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor: 4112/13/MEM.M/2014 tertanggal 10 Juni 2014 lalu bahwa telah mengalokasikan 20 MMSCFD (Million Standar Cubic Fet Per Day) LNG atau setara 20 kargo per tahun dari kilong BP tangguh kepada pemerintah provinsi Papua Barat.
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah Papua itu, pengelolaan LNG tersebut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang harus dilaksanakan oleh sebuah BUMD yang mempunyai kekuatan hukum yuang ditetapkan dengan raperda.
Untuk itu, kata Mandacan pembahasan Raperda tentang BUMD PT Wets Papua Global Energy dalam agenda paripurna menjadi sesuatu yang tepat meskipun sebenarnya telah dinantikan sejak tahun 2014.
Meski telah menunggu lebih dari 3 tahun, namun kata Gubernur Mandacan tidak ada kata terlambat dalam melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Sehingga, kehadiran BUMD pada saat ini sedang ditunggu dengan program Papua terang. “Ini terungkap setiap rapat koordinasi dengan kementerian perekonomian, Kementerian ESDM dan PT Perusahaan Listrik Negera (PLN). Sehingga kami harapkan BUMD ini bisa memberikan kontribusi yang besar bagi PLN, khususnya dalam distribusi gas demi kepentingan listrik di wilayah Papua dan sekitarnya,” jelas Gubernur.
Berdasarkan surat menteri, menyebutkan memberikan tenggang waktu sampai dengan tahun 2018. Jika, sampai batas waktu itu alokasi LNG belum dimanfaatkan, maka pemerintah akan mengalihkan pemanfaatannya untuk kepentingan lain.
“Kami harap agar raperda tentang Pembentukan BUMD ini dapat segera dibahas sesuai dengan mekanisme persidangan dan selanjutnya dapat ditetapkan sebagai peraturan daerah sehingga selanjutnya pemerintah Papua Barat bisa mengambil langkah-langkah dalam menyusun struktur organisasi, personil dan bisnis plan bagi perusahaan tersebut,” tutup Gubernur. [FSM-R3]

Dibaca 422 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.