Bentrok Puncak Jaya Diduga Ada Keterlibatan KKB | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol.A.M.Kamal Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol.A.M.Kamal

Bentrok Puncak Jaya Diduga Ada Keterlibatan KKB

Headline Penulis  Senin, 31 Juli 2017 20:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Situasi kabupaten Puncak Jaya mencekam lantaran bentrok dan saling serang mengunakan panah dan alat tajam antar massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati kabupaten Puncak Jaya nomor urut tiga dengan  nomor urut satu yang tergabung dengan massa pendukung nomor urut dua, di Kampung Wandigobak Distrik Irimuli Kabupaten Puncak Jaya Senin (31/7)pagi, serta ada keterlibatan kelompok Kriminal Bersenjata yang mengakibatkan ada korban tewas terkena tembakan.

Dari data yang dihimpun dibidang Humas Polda Papua menyebutkan penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata tersebut terjadi sekita pukul 10:00 WIT, saat aparat keamanan melakukan pembubaran terhadap massa pendukung pasangan calon bupati nomor urut satu dan nomor urut tiga yang terlibat bentrok.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal ketika di konfirmasi diruang kerjanya Senin (31/7) siang membenarkan penambakan tersebut dan kini situasi pasca konflik sudah relatif kondusif.

“Memang benar tadi ada terjadi penembakan yang dilakukan KKB dimana satu korban meningal dunia atas nama Legu Wonda tewas akibat terkena tembakan pada bagian bokong dan tembus di paha serta kaki kanan, sedangkan dua diantaranya masih mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Dirinya menuturkan penembakan tersebut terjadi saat bentrok antara massa pendukung nomor urut satu yang tergabung  massa nomor urut dua dengan nomor urut tiga pagi tadi.

“Saat hendak membubarkan massa dengan tembakan peringatan ke udara,  tiba tiba anggota melihat ada kelompok keriminal bersenjata melakukan penembakan kearah massa pendukung nomor urut 1, sehingga petugas melakukan pengejaran dipimpin Kapolres Puncak Jaya terhadap KKB namun tidak terkejar karena mereka meloloskan diri dengan melarikan diri ke arah gunung, sementara korban tembak langsung dilarikan ke rumah sakit setempat namun sayang nyawa korban tidak terselamatkan lagi setelah mendapatkan perawatan medis” pungkasnya.

Kata kamal, hingga sore ini situasi pasca bentrok yang terjadi di Puncak Jaya relative kondusif, namun masih dilakukan penjagaan ketat oleh pihak Kepolisian dan dibantu Aparat TNI.
Untuk kelompok  yang melakukan penembakan sendiri dirinya menuturkan sudah mengetahui namun dirinya enggan menyebutkan lantaran masih di lakukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Dirinya menyampaikan untuk menindaklanjuti bentrok yang terjadi sejak sabtu lalu, Kapolda Papua irjan Pol Boy Rafli Amar sudah memerintahkan lima Pejabat Utama Polda Papua untuk turun langsung guna memback up Polres Punjak Jaya serta memantau langsung situsi disana.

 “Kapolda sudah perintahkan lima penjabat utama untuk turun langsung memantau situasi di Puncak Jaya yakni Karo Ops, Dir Intel, Kabidkum, Kasat Brimob, serta ada penambahan pasuakan dari Brimob Polda Papua sebanyak satu peleton untuk memback up rekan rekan di sana,” jelasnya.

Kata Kamal hingga saat ini pasca bentrok yang terjadi sabtu lalu dan senin pagi sudah memakan korban jiwa sebanyak dua orang, sedangkan belasan rumah hangus terbakar, sedangkan  ada 5 orang yang di evakuasi ke rumah sakit Bhayangkara untuk di evakusi mendapatkan perawatan medis lantaran luka panah.

Sementar itu, hingga sore ada sekitar 100 kepala keluarga yang manyoritas masyarakat pendatang mengamankan diri di Mapolres serta Asrama Polisi.

Dibaca 536 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.