Staf Ahli di Pemerintahan Papua Diminta Berperan Aktif | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal ketika membuka dengan resmi Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Hotel Swisbell Hotel Jayapura, Selasa (25/7). Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal ketika membuka dengan resmi Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Hotel Swisbell Hotel Jayapura, Selasa (25/7).

Staf Ahli di Pemerintahan Papua Diminta Berperan Aktif

Info Papua Penulis  Rabu, 26 Juli 2017 01:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,-  Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, Staf Ahli memiliki tugas pokok membantu Kepala Daerah dalam memberi saran, pertimbangan dan analisis maupun kajian terhadap penerapan kebijakan maupun pengambilan keputusan sesuai bidang tugasnya.
Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi serta era globalisasi, peran Staf Ahli dituntut lebih berprestasi dalam mendukung program pemerintah. Dilain pihak, secara khusus turut berperan untuk tercapainya visi dan misi Gubernur menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

 “Sehingga visi ini nantinya bukan hanya menjadi sebuah ucapan atau slogan saja, namun wajib menjadi visi yang terwujud melalui berbagai pelaksanaan program pemerintah provinsi, bahkan kabupaten dan kota pada segala bidang. Terutama kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur serta semua program strategis untuk membangun masyarakat. Dengan begitu Staf Ahli baik di provinsi maupun kabupaten dan kota jangan tinggal diam tetapi harus berperan aktif,”  terang Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal pada Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Hotel Swisbell Hotel Jayapura, Selasa (25/7).
Menurutnya, Staf Ahli Kepala Daerah merupakan ASN yang menyelenggarakan pemerintahan serta memiliki hubungan hirarki tugas khusus dalam hal meminta informasi dari lembaga terkait.
Oleh karena itu, Staf Ahli Kepala Daerah (Gubernur, Bupati da Walikota), diminta ikut berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua.
 “Sebab semua akan berhasil apabila ada informasi dan komunikasi yang baik, kemudian koordinasi, sinergitas maupun kolaborasi antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Papua,” ujarnya.
Selain pelaksanaan PON, Staf Ahli Kepala Daerah juga diinta mencermati pemberantasan minuman keras pabrikan maupun minuman lokal (milo) dan narkoba. Dilain pihak, pengkonsumsian lem aibon yang sangat merusak masa depan Papua. Oleh sebab itu, perlu kita kaji dan temukan akar permasalahan yang timbul serta upayakan solusinya.  (Bams)

Dibaca 586 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX