PT. Semen Indonesia Upayakan Satu Harga Untuk Papua | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Kepala Biro Komunikasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sigit Wahono (kanan) saat memberikan cendera mata kepada Plt Kabiro Otonomi Khusus Provinsi Papua Haryoko Rumaropen mewakili Gubernur Papua. Kepala Biro Komunikasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sigit Wahono (kanan) saat memberikan cendera mata kepada Plt Kabiro Otonomi Khusus Provinsi Papua Haryoko Rumaropen mewakili Gubernur Papua.

PT. Semen Indonesia Upayakan Satu Harga Untuk Papua

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 24 Juli 2017 04:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Harga Semen di Papua yang cukup tinggi dengan kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per sak-nya, membuat  PT Semen Indonesia selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mencari solusi sebagai upaya untuk menekan harga semen di Papua.

Kepala Biro Komunikasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Sigit Wahono mengungkapkan, pihaknya kini dalam proses koordinasi dan telah melakukan dua kali workshop di Bandung dan Jakarta dengan BUMN lain juga Kementerian terkait untuk menekan harga semen di Papua.

baca juga, Kenalkan Nusantara, PT. Semen Indonesia Gelar Pertukaran Pelajar

“Untuk di Papua disparitas harga semen memang cukup tinggi, jadi kita sekarang ditunjuk oleh pemerintah untuk menekan atau melakukan penyetaraan harga, sama halnya dengan BBM. Mungkin tidak setara juga tetapi kita akan menekan jauh dari harga sekarang. Terutama untuk daerah-daerah yang terisolir atau transportasinya masih berharap pada pesawat-pesawat perintis,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (22/7).
Sigit mengatakan, semoga dalam sebulan kedepan akan ada progres dari diskusi-diskusi dengan BUMN lain, seperti Pos Indonesia, Pelindo, Pelni dan juga kementerian-kementerian terkait untuk bagaimana harga-harga semen di Papua tidak terlalu tinggi.
“Karena sebenarnya kita punya packing plant di Sorong, yang mana sampai sana harga semen kita tidak terlalu tinggi sekitar Rp70 – 80 ribu persak. Tapi karena ke daerah lainnya harus menggunakan pesawat, itu yang membuat sekarang kita lagi mencari solusinya untuk bagaimana harga semen ini bisa turun,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur SDM & Hukum PT Semen Indonesia Agung Yunanto menjelaskan terkait prospek semen di Papua, bahwa pihaknya juga berharap untuk bisa melakukan ekspansi ke Papua dan turut memberikan kontribusi.
“Kami sudah ada di Papua, salah satunya itu kami punya packing plant di Sorong dan harapannya nanti kami bisa berkontribusi dan bekerjasama dengan Pemprov Papua untuk membangun ini. Karena semen Indonesia juga bukan hanya Tonasa saja, tapi ada semen Gresik dan semen Padang. Yah kami mengharapkan dapat meningkatkan kehadiran kami secara lebih luas lagi di Papua,” pungkas Agung. (Ridwan)

Dibaca 722 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX